13 Keistimewaan Membaca Surat Al-Fatihah

Foto: Google

“Satu ayat dari surat Al-Fatihah menutup satu pintu neraka bagi orang tersebut”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Surat Al-Fatihah menjadi surat paling awal saat kita hendak membuka Al-Qur’an. Bahkan Al-Fatihah selalu dibaca sebelum dan sesudah melakukan segala sesuatu.

Rasulullah juga mengatakan bahwa seseorang yang tidak membaca surat Al-Fatihah saat menjalankan salat dikatakan tidak sah, karena surat Al-Fatihah memiliki peranan yang sangat penting.

Adapun keistimewaan dan khasiat membaca Surat Al-Fatihah jika dibandingkan dengan surat yang lainnya.

1). Kebaikan orang tersebut diterima oleh Allah SWT.

2). Seluruh dosanya yang ada di dunia diampuni.

3). Akan selamat lidah mereka dari api neraka yang sangat panas.

4). Akan terhindar dari murka Allah SWT.

5). Mampu berjumpa dengan Allah SWT.

6). Terbebas dari azab ketika ia dikubur nanti.

7). Mendapat derajat yang lebih tinggi dibanding mereka yang tidak membaca, nanti ketika di surga.

8). Keutamaan dan khasiat membaca Surat Al-Fatihah sebelum tidur mampu membuat seseorang aman dari segala hal, kecuali kematian.

9). Rumah yang sering dibacakan Al-Fatihah dan Al-Ikhlas akan bebas dari kefakiran, serta akan berlimpah kebaikan.

10). Membaca Al-Fatihah sudah seakan-akan menyedekah emas di jalan Allah.

11). Satu ayat dari Surat Al-Fatihah menutup satu pintu neraka bagi orang tersebut.

12). Membaca Surat Al-Fatihah dengan ayat kursi dan dua ayat surat al-Imran ketika shalat akan dibalas di surga.

13). Manfaat membaca Al-Fatihah yang terakhir adalah kita seakan telah membaca kitab injil, zabur, taurat. Qur’an, suhuf Ibrahim dan suhuf Idris sebanyak 7 kali.

Nama Lain Surat Al-Fatihah

Terdapat berbagai nama lain Surat Al-Fatihah, yang paling umum didengar adalah Ummul Kitab, Ummul Quran, atau surah Hamdalah, seperti diriwayatkan dari Abu Hurairah, “(Surat) alhamdulillah (Al-Fatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab dan As Sab’ul Matsani” (H.R. Tirmidzi) nama lain, di antaranya adalah sebagai berikut:

1). As-Sab’ul Matsani atau tujuh ayat yang berulang-ulang

Nama lain ini merujuk pada Surat Al-Hijr:87, “Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung“.

2). Asy-Syifa atau penyembuh/penawar

Di riwayatkan dari Abu Said al-Khudri, disebutkan bahwa, “Al-Fatihah sebagai penawar segala racun” (H.R. Tirmizi).

3). Ar-Ruqyah

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, para sahabat bertemu penduduk sebuah kampung, yang pembesarnya tersengat binatang (kalajengking) dan mengalami demam. Penduduk kampung tersebut bertanya adakah di antara para sahabat yang bisa meruqyah. Salah satu maju dan meruqyah sang pembesar kampung dengan bacaan Surat Al-Fatihah. Ketika hal itu dikisahkan kepada Nabi, Rasulullah menjawab, “Bagaimana engkau bisa tahu Al-Fatihah adalah ruqyah?

Kewajiban Membaca Al-Fatihah

Nabi Muhammad saw bersabda,” Tidak sah salatnya orang yang tak membaca Surat Al-Fatihah” (H.R. Muslim).

Menilik hadist tersebut, jelas membaca Surat Al-Fatihah adalah kewajiban dalam shalat dan termasuk salah satu rukunnya. Bahkan, shalat di anggap tidak sah bila tidak membaca surah ini. Dalam pandangan Imam Nawawi, hadist di atas di anggap menjadi dasar bagi mazhab Syafi’i bahwa membaca Al-Fatihah wajib hukumnya bagi orang yang mengerjakan shalat, baik secara berjamaah (sebagai imam atau makmum) maupun sendiri.

Kandungan Surat Al-Fatihah

Dalam Surat Al-Fatihah, terdapat beberapa kandungan yang mencakup tujuan dari Al-Qur’an. Seperti prinsip dan turunan ajaran agama yang meliputi aqidah, ibadah, syariah, keyakinan atas hari akhir, keimanan atas sifat mulia Allah, pengesaan dalam penyembahan, juga permohonan pertolongan melalui doa. Al-Fatihah juga mengandung prinsip-prinsip asasi semua surat-surat di dalam Al-Qur’an. (NH)

Edt: Redaksi (AN)