14 Mobil Pemadam Kebakaran Atasi Kebakaran Gudang di Cikarang

Foto: (Ist)

“Ada 15 rumah semi permanen hangus dilahap si jago merah yang terbakar di atas lahan seluas 2.000 meter persegi,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan petugas untuk memadamkan api yang melahap sejumlah bangunan semi permanen berupa gudang di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Komandan regu tim evakuasi dan penyelamatan pada Disdamkar Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho di Cikarang, Jumat (14/6) mengatakan, 12 unit mobil damkar yang dikerahkan merupakan milik Disdamkar Kabupaten Bekasi.

“Sementara dua unit lainnya masing-masing milik Disdamkar Kabupaten Karawang dan Kawasan Jababeka,” kata Adhi.

Adhi menjelaskan, awalnya petugas mendapat laporan dari warga tentang adanya kejadian kebakaran pada Kamis pukul 18.30 WIB dan segera bergegas menuju lokasi.

Saat tiba di lokasi kejadian yang berada di Jalan Raya Lemahabang, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, api sudah relatif besar dan telah berhasil melahap sejumlah bangunan gudang penyimpanan palet yang ada di sana.

“Ada 15 rumah semi permanen hangus dilahap si jago merah yang terbakar di atas lahan seluas 2.000 meter persegi,” katanya.

Berkat kesigapan petugas, akhirnya api berhasil dipadamkan dalam waktu lima jam pasca laporan diterima atau tepat pada pukul 23.30 WIB.

“Tidak ada korban meninggal, tiga orang mengalami luka ringan dan sudah ditangani petugas medis,” ungkapnya.

Adhi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil akibat kejadian ini belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik.

“Bahkan tidak sedikit dari pengendara yang memilih putar balik dan ada juga yang lewat jalur alternatif. Peristiwa ini juga berimbas pada perjalanan kereta api, kereta api dari arah Karawang menuju Lemahabang terpaksa berhenti di rel belakang Gang Mahmud dan menunggu hingga api padam,” tandas dia.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berdampak pada arus lalu lintas yang mengalami kemacetan panjang, baik dari arah Karawang menuju Kabupaten Bekasi maupun sebaliknya, antrean kendaraan tidak dapat melewati lokasi kejadian yang tepat berada di tepian jalan raya itu.

Edt: Redaksi (AN)