29 Tahun Perjalanan SBSI Yang Tak Pernah Lelah (5)

Foto: Doc. Jacob Ereste

“Karena hasil konsolidasi dan pengorganisian yang maksimal, SBSI dapat menjadi garda terdepan bersama mahasiswa Indonesia menggulirkan repormasi tahun 1998”

Oleh: Jacob Ereste

Jakarta (Bintangtimur.net) – Kisah sejarah SBSI semasa berkantor di kawasan Hutan Kayu Jl. Kayu Ramin Jakarta Timur ini, minimal jadi penghantar organisasi buruh alternatif semasa pemerintahan Orde Baru sampai pada titik akhir.

Karena hasil konsolidasi dan pengorganisian yang maksimal, SBSI dapat menjadi garda terdepan bersama mahasiswa Indonesia menggulirkan repormasi tahun 1998, hingga membuka pintu gerbang kebebasan berserikat dan berkumpul bagi rakyat seperti yang bisa lebih enak dinikmati dibanding sebelumnya.

Paling tidak karena reformasi itu, kebebasan berserikat bagi kaum buruh Indonesia telah melahirkan ratusan organisasi buruh nasional maupun selevel lokal.

Kesaksian ini tak perlu membuat SBSI jumawa. Sebab perjuangan yang tulus dan ikhlas memang seharusnya begitu. Minimal bagaimana SBSI berada pada barisan terdepan saat menduduki DPR RI hanya bersama mahasiswa sejak sepekan sebelumnya hingga Presiden Soeharto lengser keprabon.

Sayangnya memang semua dokumen penting menjelang reformasi itu, hilang tak jelas dari arsip yang sejak semula tersimpan rapi.

Karena saat memasuki gedung DPR RI di Senayan itu, hanya SBSI yang mendapat otoritas masuk bersama mahasiswa oleh pasukan Marinir yang sangat berjasa memberi jaminan keamanan meski tidak pernah dilakukan secara tertulis.

Demikian pula kemudian setiap hari berlangsung aksi turun ke jalan, kaum buruh bersama mahasiswa sungguh terkesan mendapat jaminan khusus dari pasukan elit Angkatan Laut Republik Indonesia ini.

Di sepanjang jalan Salemba Raya hingga ke Grogol sepanjang pemantauan penulis mendapat pengawasan yang menakjubkan. Itulah sebabnya, wajah Marinir Indonesia masih terasa melekat di setiap dada kaum pergerakan pada masa itu hingga hari ini.

Kesaksian ini penting dicatat agar generasi pergerakan berikutnya tak melupakan jasa baik dari komitmen kebangsaan Indonesia yang tetap dipegang teguh oleh sosok TNI kita itu.

Edt: Redaksi (AN)