Ada Dua Cara Pembebasan HRS

Foto: Google

“Negeri ini sedang di jangkiti penyakit parah-robohnya keadilan dan semena-menanya punguasa”

Oleh: Muslim Arbi (Direktur Gerakan Perubahan-GarpU)

Jakarta (Bintangtimur.net) – Hari ini, 1 Ramadhan 1442 Hijriah, bertepatan 13 April 2021 M, semoga, saudara-saudara sebangsa dan setanah air serta kaum Muslimin di mana pun di seluruh penjuru dunia, yang menjalaninya dapat diterima semua amal solehnya. Dan semakin menjadi insan taqwa untuk perbaikan negeri tercinta ini dan dunia umumnya. Aamiin Ya Rabb.

Melalui refleksi panjang, setelah mencermati dengan seksama, soal penangkapan, penanahan, pengadilan, tuduhan dan dakwaan atas Habib Rizieq selama ini; hemat saya ada dua upaya dalam perjuangan untuk penegakkan keadilan dan hukum di negeri ini.

Pertama, doa dan istigosah yang dilakukan terus menerus, mengetuk pintu-pintu langit untuk memohon keadilan dan pertolongan Allah SWT agar tegaknya keadilan dan hukum yang adil di negeri inu. Bulan Ramadhan ini adalah bulan rahmat, maunah dan magfirah, semoga Allah, Rabbul Izzati menurunkan dan pertolongan. Dan Allah menghukum yang dzalim dan pendusta.

Kepada kaum Muslimin dan pencinta keadilan agar terus berjuang dengan doa: doa pembebasan; di mana pun berada, semoga doa-doa pembebasan Habib Rizieq dan kawan-kawannya di ijabah oleh Pemilik Hukum dan Kebenaran Sejati. Ilaahi Rabbi.

Kedua, dapat bergelombang di berbagai tempat bisa menyampaikan aspirasi di seluruh penjuru tanah air, bahkan kaum Muslimin dan para pendamba keadilan dan anti kedzaliman di seluruh penjuru dunia menyuarakan pembebasan Habib Rizieq, cucu dan dzuriat Rasulullah SAW. Bukankah berpuasa ini adalah melaksanakan syariat Rasulullah SAW, Kakeknya Habib Rizieq?

Bukankah, aparat hukum dan Presiden Jokowi di sejumlah kesempatan mengajarkan boleh berkerumun dalam jumlah massa yang banyak, dan tidak diberi sanksi apa-apa oleh aparat. Maka, hal itu patut dan pantas untuk diteladani meski dimasa pandemi ini.

Bukankah di sejumlah aksi untuk perjuangan umat sejarah nasional dan sejarah dunia telah mencatat, jutaan massa berkumpul dalam sebuah perhelatan damai untuk perjuangakan sebuah aspirasi secara damai dan demokratis. Aksi umat berjilid-jilid, mulai dari Aksi 212 dan seterusnya telah membuktikan itu.

Negeri ini sedang di jangkiti penyakit parah-robohnya keadilan dan semena-menanya punguasa. Semoga pertolongan Allah SWT segera menghampiri negeri tercinta ini. Semoga Fir’aun-Fir’aun kecil ini segera di musnahkan. Sebagaimana pasukan Nabi Musa ASa saat berhadapan dengan pasukan Fir’aun di laut Merah. Allah SWT memenangkan Musa dan menghancurkan Fir’aun dan bala tentaranya. Aamiin.

Demi keadilan dan tegaknya hukum yang adil, maka dengan perjuangan dan doa yang terus menerus bagi pencinta kebenaran dan keadilan, dapat terusn menerus berikhtiar untuk pembebasan Habib Rizieq dan kawan-kawannya.

Semoga Allah SWT memberi kekuatan dan kemenangan. Nasrum minallah wa fathun qariib. Wa bassiril mukminin.

Edt: Redaksi (AN)