Akibat Hujan Lebat, Dua Kecamatan di Kabupaten Lebak Terendam Banjir

Foto: (Ist)

“Kami belum menerima laporan jumlah rumah warga yang terendam banjir juga korban jiwa,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten terendam banjir akibat hujan lebat yang melanda daerah itu.

“Kami belum menerima laporan jumlah rumah warga yang terendam banjir juga korban jiwa,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Bernardi saat dihubungi di Lebak, Jumat (31/5) dinihari.

Banjir yang merendam dua kecamatan itu antara lain Kecamatan Sobang dan tersebar di Desa Ciparasi dan Sukajaya, serta  Kecamatan Leuwidamar tersebar di Desa Lebak Pariang, Leuwidamar dan Wantisari.

Saat ini,  hujan masih berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan kemungkinan banjir terus melanda sejumlah desa lainnya.

“Kami sudah memerintahkan relawan kecamatan agar melakukan evakuasi guna membantu korban banjir,” katanya menjelaskan.

Namun, pihaknya sejauh ini belum terjun ke lapangan,tetapi terus memonitoring bencana alam itu.

Menurut dia, banjir yang merendam sejumlah desa di dua kecamatan itu akibat luapan sejumlah sungai karena  hujan lebat tersebut.

Namun, tidak tertutup kemungkinan banjir terus meningkat sehubungan  hujan masih berlangsung.

Berdasarkan informasi dari relawan ketinggian banjir mencapai satu meter.

“Kami berharap warga yang terdampak banjir agar waspada dan segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini  hujan lebat terjadi di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNHGS) sebagai hulu sungai Ciberang dan Cisimeut.

“Kami akan bergerak besok pagi untuk menyalurkan bantuan evakuasi dan penyaluran logistik,” katanya.

Hujan lebat berpeluang pukul 09.00 WIB dan bisa berlangsung antara tiga sampai empat jam.

Edt: Redaksi (AN)