Aksi Demonstrasi penolakan RUU Omnibus Law di Kabupaten Bogor Berakhir Kondusif

Foto: Doc. Humas Polres Bogor

“Alhamdulillah secara umum kegiatan pengamanan aksi demonstrasi dari serikat buruh di Kabupaten Bogor berlangsung aman dan kondusif”

Bogor (Bintangtimur.net) – Aksi demonstransi yang dilakukan aliansi dan serikat buruh Kabupaten Bogor selama tiga hari di sejumlah titik Kabupaten Bogor berakhir kondusif.

Penyampaian aspirasi penolakan kebijakan RUU Omnibus Law yang dilakukan oleh 8 Serikat Pekerja Kabupaten Bogor (FSPMI, SP.KEP, SPN, PPMI, SP. LEM, SBSI Lomenik, GSBM dan PPMI 98), diamankan oleh 692 personil Polres Bogor, 1 SSK Brimob dan Pasukan Gabungan dari Kodim 0621, Sat Pol PP serta Dishub berlangsung secara humanis dan persuasif.

Dalam puncak aksi demonstrasi pada Kamis sore (08/10) perwakilan pengunjuk Rasa diterima dengan baik oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, yang turut difasilitasi oleh Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy bersama Dandim 0621 Letkol Sukur Hermanto.

Regu Polwan yang diterjunkan dalam pengamanan aksi ini, turut menyejukkan para demonstran dengan membagi-bagikan bunga di tengah aksinya.

Foto: Doc. Humas Polres Bogor

“Alhamdulillah secara umum kegiatan pengamanan aksi demonstrasi dari serikat buruh di Kabupaten Bogor berlangsung aman dan kondusif. Dalam puncak aksi yang dilakukan kami melibatkan regu negosiator dari Polwan yang turut menyejukkan suasana demo dengan membagi-bagikan bunga kepada para Demonstran,” tutur Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

“Dalam pelaksanaan tadi cuacanya hujan cukup deras, namun kami bersama bekerja secara humanis, profesional dan pro aktif hingga pada akhir pelaksanannya berlangsung aman dan terimakasih kepada massa buruh yang telah melaksanakan unras dengan damai,” tutup Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy. (AF)

Edt: Redaksi (AN)