Aneh, Pakai Masker di Mobil Saat Sendiri

Foto: Doc. Ali Lubis

“Jika diamati, bunyi aturan ini sangat multi tafsir sehingga dapat menjadi polemik dan perdebatan di tengah masyarakat”

Oleh: Ali Lubis, SH (Praktisi Hukum)

Jakarta (Bintangtimur.net) – Aksi Heroik Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk lawan Covid-19 cukup oke, namun terdapat beberapa kekurangan sehingga terlihat kurang gagah dan spektakuler.

Salah satu contoh soal aturan pemakaianasker di luar rumah, berdasarkan Pergub 88 tahun 2020 Pasal 18 ayat 4 huruf C yang bunyinya memakai masker di dalam kendaraan. Jika diamati, bunyi aturan ini sangat multi tafsir sehingga dapat menjadi polemik dan perdebatan di tengah masyarakat.

Seperti contoh kasus yang baru terjadi di Jakarta Utara ada pengemudi terkena Operasi Yustisi, dimana dia tidak pakai masker di dalam mobil padahal sedang sendirian. Nah ini kan aneh, padahal dalam pembelaan dirinya secara jelas dia katakan tidak merugikan orang lain ketika tidak pakai masker di dalam mobil.

Hal ini sejalan dengan yang di sampaikan oleh Ahli Paru dari RS Persahabatan dimedia, dr. Erlang Samoedro, SpP resiko penularan Corona saat sendirian didalam mobil terbilang sangat kecil. Bahkan ditegaskan selama tidak ada orang lain di sekitar berarti aman dari paparan.

So, sebaiknya khusus aturan soal masker ini direvisi atau diubah oleh Gubernur, diperjelas lagi dengan tambahan kata sehingga berbunyi memakai masker didalam kendaraan, jika berpenumpang lebih dari satu orang.

Edt: Redaksi (AN)