Bos Media Dilaporkan Karena Belum Bayar Gaji Wartawan Setahun

Foto: (Doc. Bintangtomur.net) –

“Jika benar adanya surat klarifikasi kenapa kami pihak pelapor tidak pernah menerima surat tersebut”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Perselisihan dalam tubuh perusahaan pers Inspirator Media belum juga usai semenjak bergulir selama kurang lebih satu tahun.

Komisaris dari PT Inspirator Media Indonesia Teten Indra dikabarkan belum juga membayarkan hak dari karyawannya termasuk juga kepada wartawan baik untuk majalah atau pun online media selama setahun.

Permasalahan ini telah diadukan oleh jajaran redaksi kepada Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat dan telah berkirim surat untuk dilakukan mediasi kepada Teten Indra selaku komisaris PT Inspirator Media Indonesia.

Namun, menurut Zulfahmi Siregar, Pemimpin Redaksi media online inspiratormedia.id, pihak komisaris berusaha menghindar dan seolah-olah membenarkan bahwa pihaknya telah silaturahmi ke Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat, untuk melakukan mediasi.

“Jika benar bahwa Komisaris (Teten Indra Abdillah, SE) sudah bersilaturahmi ke Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat, kapan? Karena selama surat pemanggilan dari Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat, ada tahapan Musyawarah, Bipartit dan Mediasi yang bersangkutan tidak pernah hadir,” ujar Fahmi, dalam keterangan resminya, Sabtu (27/7/2019).

Kemudian, kata Fahmi, fakta kedua yang pernah hadir adalah salah seorang yang berprofesi sebagai pengacara mengaku utusan dari Komisaris tetapi tidak disertai surat kuasa.

“Jadi, utusan tersebut illegal karena tidak representative. Dan perihal ini disaksikan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat (Ibu Rahayu),” jelas Fahmi.

Fahmi berkesimpulan, selaku pihak pelapor, ini hanya pengalihan dari komisaris (Teten Indra Abdillah, SE) saja agar terkesan bertanggung jawab terhadap persoalan internal. Padahal memang tidak ada iā€™tikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Menyambung dari Fahmi, Norman Arief selaku Pemimpin Umum PT. Inspirator Media Indonesia, bahwa dalam surat klarifikasi tersebut, dirinya sudah menjelaskan secara rinci kronologis peristiwa yang terjadi pada PT. Inspirator Media Indonesia. 

“Jika benar adanya surat klarifikasi kenapa kami pihak pelapor tidak pernah menerima surat tersebut. Lagi-lagi disini terindikasi bahwa Komisaris (Teten Indra Abdillah, SE) berusaha menghindar dan lari dari masalah,” tegasnya. 

Sebagai informasi, jauh sebelum pelaporan ke Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat, pihak pelapor yakni jajaran redaksi Inspirator Media telah melakukan pertemuan dengan Teten Indra untuk berdiskusi perihal penyelesaian perselisihan antara kedua belah pihak (komisaris dan karyawan)  di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Teten Indra mengatakan akan berusaha menyelesaikan segala tunggakan dengan cara bertahap, dan pihak pelapor mengklaim memiliki rekaman pernyataan dari sang komisaris.

Kesepakatan tersebut, sudah berkali-kali dibuat dan dilanggar oleh Teten. Norman mengatakan bukti komitmen bersama sudah disampaikan kepada Suku Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Jakarta Pusat, dalam pembahasan saat undangan mediasi.

Edt: Redaksi (AN)