Cipta, Rasa, Karsa

Foto: (Ist)

“Dalam banyak kasus didunia membuktikan bahwa manusia dibekali kekuatan pikiran untuk menciptakan sesuatu”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Beredar tulisan yang menyebar di berbagai group whatsapp yang tidak diketahui sumber atau penulisnya siapa. Namun, karena tulisan tersebut menarik dan akan bermanfaat bagi khalayak umum, redaksi Bintangtimur.net pun memutuskan untuk menayangkan tulisan tersebut, berikut tulisannya:

“Bagai Pohon Ajaib”

(Pikiran, Emosional, Keinginan)

Dizaman dahulu ada sebuah kisah seorang sufi yang mengembara. Pada tiap nafas, langkah dan gerak tubuhnya selalu hanya terfokus pada Tuhan.

Hal itu membuat “cipta, rasa, karsanya” menyatu dan tak terasa dia melewati serta menembus batas ruang dan waktu.

Dia tidak menyadari bahwa pengembaraannya telah memasuki alam syurga. Ketika dia merasa lelah berjalan dan melihat ada bentangan rumput yang indah hijau dan sebuah pohon rindang. Ia berpikir dan berkata dalam hati “Aku sangat lelah, rerumputan ini sangat indah dan pohon ini sejuk dan rindang, aku ingin tidur dibawahnya”.

Maka tidurlah ia dengan lelap diatas rumput hijau dan sejuk dibawah pohon.

Ketika ia bangun dari tidurnya ia berkata “Aku sangat lapar dan ingin makan”…

Tiba-tiba ada makanan nikmat didepannya dan tanpa pikir lagi ia pun makan dengan lahap. Selesai makan ia berkata “Aku sangat haus dan ingin minum”…

Dan tiba-tiba ada minuman tersedia didepannya dan iapun meminumnya.

Setelah lelah, lapar dan hausnya terpenuhi, barulah ia berpikir.

“Mengapa ada yang aneh dengan pohon ini…?

Aku ingin tidur dan tidur nyenyak…
Aku ingin makanan ada makanan…
Aku ingin minum lalu ada minuman…

Jangan-jangan pohon ini banyak hantunya. Seketika muncul banyak hantu, sufi pengembara itu ketakutan dan berpikir “Jangan-jangan aku akan mati dikeroyok hantu”…,

Maka hantu-hantu itu mengeroyoknya dan matilah ia.

“Pohon ajaib” ini sebenarnya adalah cipta. Rasa, karsa kita sendiri.

Pernah mendengar Power of Mind atau Kekuatan Pikiran?

Dalam banyak kasus didunia membuktikan bahwa manusia dibekali kekuatan pikiran untuk menciptakan sesuatu. Kekuatan pikiran ini ditransfer oleh tubuh ke alam semesta yang menerima vibrasi memori ini dan mengirimkan visualisasi memori manusia menjadi realita.

Sifat alam semesta adalah merespon secara netral. Memori (pikiran) dan perbuatan negatif direspon dengan hasil negatif, dan sebaliknya yang positif akan direspon dengan hasil positif.

Kalau kita terlalu takut pada sesuatu hal, maka justru hal itulah yang akan terjadi.

Sehingga ada pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga”, dimana orang yang sudah susah maka pikirannya akan menarik kesusahan lain berikutnya. Begitu pula sebaliknya, yang mendapat keberuntungan akan didatangi keberuntungan berikutnya.

Dalam kisah sufi pengembara diatas dapat kita petik hikmah bahwa sugesti positif kealam berfikir akan menghasilkan energi positif. Maka sebaiknya tanamkan segala sesuatu hal dalam kehidupan ini selalu positif.

Semoga Bermanfaat.