Derita Hyperteroid 10 Tahun, Guru Ngaji Asal Lebungsari Butuh Bantuan Pengobatan

Foto: (Ist)

“Sebenarnya kami sudah lama mendampingi proses pengobatan bude ini, nah sekarang akan kami coba Carikan dokter terbaik, semoga belum terlambat dan masih bisa diobati,”

Merbau Mataram (Bintangtimur.net) – Setelah 10 tahun menderita Hyperteroid, Ngatemi (45 tahun) seorang guru ngaji yang juga merupakan seorang mualaf asal Desa Lebungsari Sari, Kecamatan Merbau Mataram, membutuhkan bantuan biaya pengobatan.

Pasalnya, selain menderita sakit, janda 3 anak yang tidak berpenghasilan tetap ini ini juga masih harus mengurusi ibundanya yang sudah sangat sepuh.

Rumahnya di depan lapangan desa Lebungsari pun kondisinya sangat memprihatinkan, sudah reot dan nyaris ambruk.

Korlap Komil Lampung, Sutarti yang ditemui saat menjemput bude Ngatemi dirumahnya mengatakan, Komunitas Mutiara Independen Lampung (Komil Lampung) akan mendampingi proses pengobatan bude Ngatemi ini.

“Sebenarnya kami sudah lama mendampingi proses pengobatan bude ini, nah sekarang akan kami coba Carikan dokter terbaik, semoga belum terlambat dan masih bisa diobati,” kata Sutarti, Minggu (14/7) sore.

Untuk biaya pendampingan pengobatan, lanjut Sutarti, nanti akan dicarikan donasi oleh relawan Komil Lampung.

“Semoga banyak orang baik yang berkenan membantu bude Ngatemi ini, karena selain seorang mualaf beliau ini aktifitas sehari-harinya adalah mengajar ngaji, muridnya juga lumayan banyak ada sekitar 40 anak,” imbuh Sutarti.

Sementara itu, Ngatemi mengucapkan terimakasih kepada Komil Lampung yang sudah sangat peduli pada kesehatannya.

“Kalau harus berangkat berobat sendiri saya tentu tidak punya uang, karena buat sehari-hari juga susah, makanya saya terimakasih sekali sama relawan Komil yang sudah bolak-balik Bandar Lampung -Merbau Mataram mengantarkan saya berobat,” katanya.

Dalam penjemputan pasien kali ini, relawan Komil Lampung juga membawakan beras dan perlengkapan sekolah untuk cucu bude Ngatemi.

Edt: Redaksi (AN)