Di Libya, UEA Bantah Kepemilikan Senjata

Foto: (Ist)

“Uni Emirat Arab mendesak semua pihak untuk turut meredakan ketegangan dan kembali terlibat dalam proses politik PBB,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Uni Emirat Arab (UAE) membantah kepemilikan senjata yang ditemukan di Libya, menurut pernyataan Kementerian Urusan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional pada Selasa.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa Uni Emirat Arab kembali menegaskan komitmen mereka terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB tentang sanksi dan embargo senjata.

“Uni Emirat Arab mendesak semua pihak untuk turut meredakan ketegangan dan kembali terlibat dalam proses politik PBB,” bunyi pernyataan tersebut.

Sumber: Reuters
Edt: Redaksi (AN)