Dibutuhkan SDM Dengan Penguasaan IPTEK Untuk Cetak Penerus Bangsa Handal

Foto: Ist

“Pembukaan pendidikan diikuti oleh 575 orang, yang terdiri dari mahasiswa dari S1 sebanyak 300 orang, S2 sebanyak 251 orang dan S3 sebanyak 27 orang”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto didampingi Wakil Menhan RI Sakti Wahyu Trenggono dan Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD, Sabtu kemarin, (29/08).

Memimpin upacara pembukaan pendidikan mahasiswa baru program Sarjana, Magister dan Doktor Universitas Pertahanan Tahun Akademik 2020/2021 di Kampus Unhan, Sentul, Bogor.

Menurut Menhan RI, kegiatan pembukaan pendidikan mahasiswa S1 di Universitas Pertahanan merupakan kegiatan bersejarah, dimana terdapat 4 fakultas baru dan 10 bidang studi yaitu: Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas MIPA dan Fakultas Teknik.

Selain itu Menhan RI menekankan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci kesejahteraan manusia, dan penguasaan IPTEK kuncinya adalah Sumber Daya Manusia.

Sesuai dengan program Presiden RI Joko Widodo bahwa menuju Indonesia maju kita harus mencetak Sumber Daya Manusia yang handal, khususnya untuk menguasai IPTEK.

Oleh karena itu perlu dipandang, Kemhan untuk mencetak kader kader terbaik untuk menguasai bidang IPTEK.

Menhan RI mengharapkan, dari Fakultas Kedokteran akan muncul pakar pakar kedokteran, Fakultas Farmasi muncul pakar pakar yang menciptakan dan produksi obat obatan sendiri, Fakultas Tehnik dapat menguasai semua teknologi dan Fakultas MIPA adanya ahli matematika, fisika, kimia dan biologi.

Untuk itu, Menhan RI mengingatkan kepada mahasiswa S1, “Kalian adalah harapan bangsa, belajar yang terbaik, cepat, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, buatlah terobosan terobosan, inovasi dan bawalah teknologi yang lebih tinggi, untuk itu belajar, belajar dan belajar”

Rangkaian kegiatan pembukaan juga diisi dengan orasi kebangsaan secara video conference oleh Ibu Hj Megawati Soekarnoputri.

Dalam orasinya, Presiden RI kelima menekankan bahwa mahasiswa Unhan harus berkomitmen untuk senantiasa berdedikasi terhadap bangsa dan negara.

Sebagai kader bela negara harus memiliki nurani dan pikiran yang seiring sehingga memiliki benteng pertahanan moral yang kuat dengan loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara.

Pembukaan pendidikan diikuti oleh 575 orang, yang terdiri dari mahasiswa dari S1 sebanyak 300 orang, S2 sebanyak 251 orang dan S3 sebanyak 27 orang.

Universitas Pertahanan secara resmi menerima mahasiswa program Sarjana tahun pertama, yang merupakan beasiswa penuh untuk empat fakultas yaitu Kedokteran Militer, Farmasi Militer, MIPA Militer, dan Teknik Militer.

Fakultas MIPA Militer terdiri dari jurusan Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi.

Sedangkan Fakultas Teknik Militer terdiri dari jurusan Teknik Konstruksi Bangunan Militer, Teknik Informatika, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin. Program Magister Unhan yang juga merupakan beasiswa penuh terdiri dari Fakultas Strategi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Keamanan Nasional, dan Teknologi Pertahanan.

Upacara pembukaan pendidikan mahasiswa baru program Sarjana, Magister dan Doktor Universitas Pertahanan Tahun Akademik 2020/2021 ini juga dihadiri Dirjen Dikti Prof Dr. Nizam, Sekjen Kemkes drg Oscar Primadi, Ketua Komisi I DPR RI Meutia Hafidz, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Drs. Utut Adianto, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa, M.A., M.Sc., M.Phil., Danseskoal Laksda TNI Iwan Isnuwarto, M.A.P., M.Tr.(Han)., Dankodiklat TNI AD Letjen TNI A.M. Putranto, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Irjen Kemhan Letnan Jenderal TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M., serta pejabat Eselon I, II, dan III dari Kemhan, dan Mabes TNI serta Mabes Angkatan. (AW)

Edt: Redaksi (AN)