Dua Polisi Jadi Tersangka KM 50, Pakar: Harus Usut Tuntas

Foto: Google

“Penetapan tersangka tersebut menunjukkan adanya kemajuan penyelidikan dan penyidikan terkait KM 50,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menanggapi penetapan tersangka anggota polisi atas penembakan pengawal HRS.

Menurutnya, penersangkaan tersebut menunjukkan adanya kemajuan dalam penyelidikan dan penyidikan.

“Penetapan tersangka tersebut menunjukkan adanya kemajuan penyelidikan dan penyidikan terkait KM 50,” kata Suparji, pada Selasa (06/04/2021).

Ia berharap agar peristiwa penembakan diungkap secara jelas dan transparan. Suparji berharap tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Diharapkan misteri segera terungkap. Apabila semua diungkap secara jelas, maka fakta dan kebenaran menjadi terang benderang,” terangnya.

“Publik tentu berharap tidak ada yang ditutup-tutupi atas peristiwa nahas tersebut,” sambungnya akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Wujud dari pengungkapan yang jelas dan transparan adalah ketika semua pihak yang terlibat diberi sanksi hukum. Dari mulai eksekutor hingga aktor intelektual jika memang ada.

“Semua pihak yang terlibat dan melakukan perbuatan melawan hukum dituntut pertanggungjawaban hukumnya sesuai dengan perbuatan pidana yang telah dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan,” pungkasnya. (APL)

Edt: Redaksi (AN)