Dukung Kejar Mutu, Disdik Taliabu Harapkan Kualitas Pendidikan Meningkat

Foto: Ist

“Kami mendukung kegiatan Kejar Mutu agar peserta didik mendapatkan sentuhan bermain sambil belajar”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Program Kejar Mutu Pendidikan Sekolah Dasar pada dasarnya bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya Sekolah Dasar di Indonesia agar dapat mempertahankan eksistensinya di tengah ancaman pandemi Covid-19. Untuk itu, dirasakan penting memberikan pendampingan psikososial kepada peserta didik, guru dan orang tua dan pemberian modul yang mendukung program tersebut.

Ditemui di kantornya, Amir Hayat mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu menilai program ini dibutuhkan di wilayahnya dan berharap mutu pendidikan akan meningkat. Selain itu, adanya pendampingan psikososial dinilai membuat peserta didik akan tetap menikmati suasana pendidikan yang penuh keceriaan, konsep bermain sambil belajar.

“Kami mendukung kegiatan Kejar Mutu agar peserta didik mendapatkan sentuhan bermain sambil belajar. Anak-anak SD di sini suka bermain, sehingga program trauma healing dan modul yang diberikan sangat tepat dan tentunya berdampak baik terhadap kualitas pendidikan di Taliabu,” ujarnya

Usai pertemuan, pada kesempatan yang sama digelar “Pelatihan Untuk Fasilitator Program Kejar Mutu” dengan materi mengenai Pelajar Pancasila, Konsep Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat dan Games For Kids. Kegiatan dilakukan secara indoor, sementara praktek games dijalankan di pinggir pantai dengan melibatkan partisipasi anak-anak di wilayah setempat.

“Penting bagi kita mengajarkan anak semangat mencintai Indonesia, sehingga konsep Pelajar Pancasila dan menjaga kebersihan layak diberikan. Biar anak tidak jenuh, permainan baik bentuknya ice breaking, games indoor dan outbond berbasis kearifan lokal seperti Kelarke, Baret-Baret dan Cek-Cek tepat diberikan kepada siswa SD di Taliabu,” terang Inggar Saputra dari Yayasan Ruhama saat pemaparan materi.

Salah seorang fasilitator, Karim mengaku senang mendapatkan pengetahuan baru bagaimana menyentuh sisi psikologis anak dengan konsep permainan yang edukatif. Menurutnya, siswa SD Taliabu memang umumnya senang bermain, dimana saat bermain bisa disisipkan penguatan pendidikan karakter dan nilai edukatif yang membantu mereka mengatasi kejenuhan akibat pandemi Covid-19.

“Senang sekali ada program pendampingan psikologis ini, apalagi nanti ada pemberian modul pendidikan yang membuat semangat belajar meningkat. Anak-anak di sini sangat butuh kegiatan seperti ini, sebab kondisi Covid-19 membuat mereka jenuh belajar di rumah dan kehilangan kesempatan bermain dengan teman-temannya,” jelas Karim.

Sebagai informasi kegiatan kejar mutu pendampingan psikososial dan pemberian modul sekolah dasar diberikan kepada siswa di beberapa sekolah yaitu SDN 1 Lede, SDN 2 Lede, SD Inpres 2 Lede, SD Inpres Natang Kuning dan SD Inpres Tolong. Kegiatan ini merupakan kerjasama Yayasan Rumah Mitra Masyarakat Madani (Ruhama) dengan Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (Anirwan)