Enam Manfaat Daging Bebek untuk Kesehatan

Foto: Google

“Daging bebek dianggap sebagai makanan yang sehat karena mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, lemak, serta beragam jenis vitamin dan mineral, yang dibutuhkan oleh tubuh”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Selain rasanya yang gurih dan nikmat, ada banyak manfaat daging bebek untuk kesehatan yang bisa didapatkan, lho. Manfaat tersebut berasal dari kandungan gizi yang beragam di dalam daging unggas ini.

Daging bebek dianggap sebagai makanan yang sehat karena mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, lemak, serta beragam jenis vitamin dan mineral, yang dibutuhkan oleh tubuh. Daging ini juga bisa menjadi pilihan bagi orang yang kurang suka dengan daging ayam.

Kandungan Gizi pada Daging Bebek

Dalam 100 gram daging bebek, terkandung sekitar 130 kalori dan beberapa nutrisi berikut:

-19 gram protein
-4–5 gram lemak
-10 miligram kalsium
-4,5 miligram zat besi
-20 miligram magnesium
-185 miligram fosfor
-270 miligram kalium
-60 miligram natrium
-2 miligram zinc
-14 mikrogram (µg) selenium
-80 IU vitamin A
-6 miligram vitamin C
-77 miligram kolesterol

Daging bebek pun mengandung asam lemak omega-3, vitamin B kompleks, khususnya vitamin B3 (niasin) dan vitamin B12 (kobalamin), folat, dan kolin.

Daftar Manfaat Daging Bebek untuk Kesehatan

Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, ada banyak manfaat daging bebek untuk kesehatan, yaitu:

1). Meningkatkan daya tahan tubuh

Bebek adalah sumber protein dan selenium yang baik. Kedua nutrisi ini berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki kerusakan jaringan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, tubuhmu akan lebih kuat melawan virus dan bakteri, sehingga tidak mudah jatuh sakit.

2). Menjaga kesehatan tulang

Daging unggas, termasuk daging bebek dan ayam, mengandung protein dan kalsium. Kedua asupan ini baik untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang.

Namun, untuk mencukupi asupan kalsium, kamu tidak bisa hanya mengandalkan daging bebek. Penuhilah asupan kalsium dari sumber lainnya, seperti susu, keju, yoghurt, kacang-kacangan. Untuk memperkuat tulang, kamu juga perlu mendapatkan asupan vitamin D yang cukup.

3). Menyehatkan jantung

Daging bebek mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Kedua nutrisi tersebut juga banyak ditemukan di ikan, telur, atau seafood.

Meski sehat, kamu tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daging bebek berlebihan, ya, terlebih jika bersama kulitnya. Hal ini untuk mencegah terjadinya penumpukan kolesterol di dalam tubuh yang justru menjadi tidak sehat untuk jantung.

Agar lebih sehat, konsumsilah daging bebek utuh tanpa lemak dan masaklah dengan sedikit minyak, misalnya dengan cara membakar, memanggang, atau mengukusnya.

4). Mendukung kesehatan kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid membutuhkan aneka nutrisi, seperti iodium dan selenium, agar bisa berfungsi dengan baik. Nah, selenium ini bisa diperoleh dari daging bebek. Dengan asupan selenium yang cukup, kesehatan kelenjar tiroidmu bisa lebih terjaga dan organ ini pun bisa berfungsi dengan normal.

5). Sebagai sumber energi

Daging bebek mengandung kalori dan protein yang cukup tinggi. Oleh karena itu, daging bebek bisa menjadi pilihan yang baik untuk menambah asupan energimu.

Dengan tercukupinya asupan energi, organ-organ tubuhmu bisa bekerja dengan baik. Energi juga berperan penting sebagai sumber tenaga utama tubuh, agar kamu bisa menjalani aktivitas sehari-hari.

6). Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak

Selain berbagai manfaat di atas, daging bebek yang kaya asam amino atau protein juga baik untuk mendukung perbaikan jaringan tubuh. Hal ini bisa membantu tubuh lebih cepat pulih ketika sakit atau mengalami luka.

Kendati daging bebek bermanfaat untuk kesehatan, nyatanya daging ini juga mengandung kolesterol. Asupan kolesterol yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan karena bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, walaupun jarang, sebagian orang mungkin bisa mengalami reaksi alergi, seperti kulit gatal-gatal, sakit perut, diare, dan bibir bengkak, setelah mengonsumsi daging bebek.

Kalau kamu ragu untuk mengonsumsi daging bebek karena khawatir mengalami reaksi alergi atau karena memiliki masalah kesehatan tertentu, lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter untuk memastikannya. (NH)

Edt: Redaksi (AN)