Enggar Vs KPK

Foto: (Doc. Muslim Arbi)

“Kenapa KPK hanya menangkap dan menahan Bowo Sidik? Sedangkan Enggar tidak?”

Oleh: Muslim Arbi (Koordinator Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi-GALAK)

Jakarta (Bintangtimur.net) – Sampai detik ini di pikiran publik yang cermati kasus Enggartiasto Lukito (Enggar) Mentri Perdagangan penuh keheranan.

Pertama, sudah tiga kali Enggar di panggil tapi tidak datang, malah kabur ke China dengan alasan cari-cari peluang ekspor.

Kedua, kenapa KPK tidak segera tetapkan Enggar tersangka dan menangkapnya? Bukankah bukti-buktinya sudah cukup? Dari pengakuan Bowo Sidik anggota DPR komisi VI bilang 2 miliar dari 8 miliar itu dari Enggar.

Kenapa KPK hanya menangkap dan menahan Bowo Sidik? Sedangkan Enggar tidak? Bahkan KPK sudah kantongi bukti dari penggeledahan di Kantor Mendag beberapa waktu lalu.

Ketiga, publik anggap KPK bertindak pilih buluh alias pilih-pilih. Atau adakah orang dalam KPK nego dengan Enggar sehingga KPK tidak bertindak tegas, sedangkan Bowo Sidik tidak lakukan itu sehingga di tangkap dan di tahan?.

Bisa jadi di sisa usia komisioner KPK sekarang ini. Kasus Enggar di buying time (ulur waktu) sehingga biarlah pimpinan KPK baru yang tangani?.

Dalam kasus Enggar ini kredibilitas KPK di pertaruhkan. Jika KPK tidak segera tersangka dan tahan Enggar. Hampir dapat dipastikan ada deal-deal antara pimpinan KPK dengan Enggar atau kekuatan tertentu di balik Enggar. Kalau tidak ada deal-deal. Kenapa KPK lemot dan letoy?

Edt: Redaksi (AN)