Fregat Taiwan Tabrakan Dengan Kapal Perang China

Foto: (Ist)

“Menggunakan turis-turis sebagai alat politik hanya akan memicu rasa antipati di kalangan masyarakat Taiwan. Sektor pariwisata seharusnya tidak boleh dipolitisasi,”

Jakarta (Bintangtimur.net) РKapal perang China dilaporkan mengalami tabrakan dengan satu kapal fregat Taiwan pada Rabu (1/8) waktu setempat.

Coast Guard Taiwan awalnya mendapatkan laporan sebuah kapal fregat mereka mengalami tabrakan dengan kapal perang tak teridentifikasi di sekitar 20 mil laut di tenggara Pulau Kinmen pada pukul 20.00 waktu setempat.

Setelah menerima laporan, Coast Guard Taiwan langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Mereka mengidentifikasi bahwa kapal yang bertabrakan dengan fregat itu adalah armada tentara China.

Awak Coast Guard Taiwan berhasil berkomunikasi dengan kapal China tersebut. Namun, kapten kapal perang itu menolak membantu penyelidikan insiden tersebut.

Juru bicara Coast Guard Kinmen mengonfirmasi kejadian ini kepada Bloomberg. Ia mengatakan bahwa insiden itu terjadi pada satu kapal setelah hari gelap.

Namun, pemerintahan China belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.

Tabrakan ini terjadi di tengah peningkatan ketegangan di kawasan usai China menyatakan akan berhenti mengeluarkan izin perjalanan individual bagi warganya yang hendak berpelesir ke Taiwan mulai 1 Agustus mendatang.

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menganggap China memanfaatkan turis sebagai “alat politik” untuk menekan pemerintahnya.

Ia menganggap China melakukan “kesalahan strategis yang besar” dengan menerapkan kebijakan itu.

“Menggunakan turis-turis sebagai alat politik hanya akan memicu rasa antipati di kalangan masyarakat Taiwan. Sektor pariwisata seharusnya tidak boleh dipolitisasi,” kata Tsai kepada wartawan di Istana Kepresidenan di Taipei, Kamis (1/8).

Tsai mengatakan larangan tersebut merupakan cara lama China untuk memanipulasi politik sebelum pemilihan umum di Taiwan pada Januari 2020 mendatang.

Edt: Redaksi (AN)