Galakkan Perlindungan Preventif Bagi WNI, KBRI Washington Gelar Pos Kesehatan

Foto: (Ist)

“Kegiatan ini sangat baik untuk terus dilaksanakan. Sehingga, ke depan, dapat menjangkau lebih banyak WNI dan Diaspora Indonesia,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Menjelang berakhirnya musim panas di Amerika Serikat (AS), KBRI Washington, D.C. menggelar Pos Kesehatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah District of Columbia, Maryland, dan Virginia (DMV).

Sebagai salah satu upaya perlindungan preventif bagi WNI dan Diaspora Indonesia, kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan WNI dan Diaspora Indonesia yang terdiri dari para dokter, dokter gigi, dan tenaga medis profesional lainnya.

Mereka memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma, termasuk memeriksa tekanan dan kandungan gula darah. Kegiatan yang diselenggarakan di Wisma Indonesia tersebut turut dihadiri pula diantaranya oleh para pakar olah raga dan pakar gaya hidup sehat yang juga memberikan paparan mengenai cara hidup sehat kepada para pengunjung.

Kegiatan ditutup dengan mencicipi makanan sehat (veggie, non-carbo, dan non-cholesterol). Duta Besar (Dubes) RI untuk AS, Mahendra Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya perlindungan preventif WNI di luar negeri.

Selain itu, Pos Kesehatan tersebut juga dapat menjadi salah satu kegiatan strategis pemberdayaan Diaspora Indonesia yang memiliki keahlian dan mata pencaharian di bidang kesehatan.

“Kegiatan ini sangat baik untuk terus dilaksanakan. Sehingga, ke depan, dapat menjangkau lebih banyak WNI dan Diaspora Indonesia,” ujar Mahendra yang hadir bersama istrinya, Ita Siregar.

drg. Ranti, salah satu tenaga medis yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif KBRI Washington, DC ini.

“Ini adalah inisiatif yang sangat baik. Preventif. Mendeteksi permasalahan di awal yang saya yakin akan sangat membantu pada WNI dan Diaspora kita. Selain itu, ini ajang yang baik bagi kami untuk saling peduli dan menjaga sesama komunitas Indonesia, khususnya di wilayah DMW,” imbuhnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh para peserta kegiatan. Jaya, salah satunya, menyampaikan bahwa kegiatan ini sarat dengan manfaat dan informasi berguna mengenai kesehatan dan cara hidup sehat. “Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dari kegiatan ini. Selain tadi saya sudah cek darah dan tekanannya, saya juga jadi tahu pentingnya pencegahan,” kata WNI yang berdomisili di Maryland tersebut.

Selain pemeriksaan kesehatan, para peserta yang hadir juga mendapatkan paparan mengenai gaya hidup sehat dan pentingnya pencegahan dini kesehatan dari para praktisi olah raga dan pakar gaya hidup sehat profesional. Hal tersebut juga mendapatkan apresiasi positif dari WNI dan Diaspora yang hadir.

“Selain diperiksa, saya juga jadi tahu lebih jauh dari para ahli bagaimana caranya mencegah melalui asupan makanan dan berapa banyak asupan kalori yang ideal bagi saya setiap harinya,” ucap Rudy yang berasal dari Virginia.

Selain drg. Ranti, terdapat juga 10 profesional kesehatan yang berpartisipasi aktif dalam Pos Kesehatan yang antara lain terdiri dari dokter gigi, health educators, mantan peserta program USAID, radiolog, dokter syaraf, mahasiswa perawat, pegiat plant-based diet, serta para mahasiwa/i S2 jurusan public health.

Ke depan, KBRI Washington, D.C. akan berupaya untuk menambah keterlibatan tenaga profesional kesehatan WNI maupun Diaspora Indonesia. Untuk tahun 2019, kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan sebanyak 8 kali. Setiap peserta yang hadir akan dicatat dan disimpan riwayat kesehatannya sesuai aturan kedokteran yang berlaku di AS.

Edt: Redaksi (AN)