Guguran Lava Gunung Karangetang Mengalir Sampai Ke Laut

Foto (Ist): Sampai sekarang Gunung Karangetan juga masih berstatus siaga atau level III sehingga PPG terus memantau kondisi gunung tersebut

JAKARTA (Bintangtimur.net) – Petugas Pos Pengamatan Gunung (PPG) berapi Karangetang, Siau, Sulawesi Utara, menyatakan, hingga Kamis (7/2) pagi, guguran lava dari gunung tersebut di Batubulan, Siau Barat Utara, sudah mengalir sampai ke laut.

“Secara visual, aliran lava sudah mendekati jalan raya sekitar 2.500 meter dari kawah, dan kini sudah mencapai 3.500 meter sampai ke laut,” kata Petugas Pengamat PPG Karangetang, Didi Wahyudi, di Ondong, Siau, Kabupaten Sitaro.

Didi mengatakan, hingga sekarang aktivitas lava dan gugurannya masih terus terjadi yang terbaca melalui seismograf di PPG.

Sampai sekarang Gunung Karangetan juga masih berstatus siaga atau level III sehingga PPG terus memantau kondisi gunung tersebut.

“Sampai pagi tadi, hanya ada semburan asap putih tebal dari kawah utama dengan ketinggian sekitar 150 meter, dan dua kali yakni Malebuhe dan Batuare masih tertimbun lava,” ujarnya.

Mengenai daerah yang terdampak abu vulkanik, Didi mengatakan, itu tergantung pada arah angin, saat ini yang bertiup adalah angin utara, maka abu akan tertiup ke Kiawang, Niambangeng dan Beba di Siau Barat.

Gunung Api Karangetang di Kabupaten Sitaro, mengalami erupsi sejak Sabtu 2 Februari 2019 pagi dan menyebabkan lima desa terdampak, dimana satu desa yakni Batubulan menjadi sasaran aliran lava dan empat lainnya yakni Kawahang, Kiawang, Niambangeng dan Hiung.

iapun mengingatkan warga supaya jangan mendekati area itu sebab sangat berbahaya maka harus menjauh sampai situasi benar-benar dinyatakan aman oleh PPG. (AN)