Guruku Mengajari “Jadi Pencuri”

Foto: (Doc. Norman Arief)

“bangun… jadilah pencuri. Mumpung orang-orang sedang terlelap”

Oleh: Norman Arief

Depok (Bintangtimur.net) – Saat sepertiga malam dan heningnya suasana. Nalar ini bekerja akan apa yang harus dilakukan pagi hari nanti. Tiba-tiba terbesit kenangan kata-kata dari almarhum guruku.

“bangun… jadilah pencuri. Mumpung orang-orang sedang terlelap”.

Iya…
Kalimat itu sering dikirimi melalui pesan singkat (sms). Maklum saat itu belum ada smartphone.

Awalnya diri ini bertanya, kenapa menyuruh demikian. Namun Guru tidak membalasnya. Pikirku mungkin kehabisan pulsa. Pagi hari ku isikan pulsa agar bisa dijawab pertanyaan tersebut. Namun malah dibalas ha.ha.ha…

Hmmm…
Unik memang Guruku yang satu itu. Semoga Allah Swt melapangkan kuburnya dan menempatkannya di Darussalam.

Saat luangkan waktu diri ini berusaha menemui Guru. Semata ingin mendapatkan jawaban yang menyuruhku untuk jadi pencuri.

Iya…
Berhasil ku temui Guru yang super sibuk wara wiri lintas daerah. Jawabnya adalah “jadilah pencuri yang baik”, sambil tersenyum.

Karena masih belum paham dan memang tidak berani menafsirkan secara nalar bebas. Ku minta kembali jawaban yang lebih spesifik.

Iya…
Akhirnya setelah menunggu lama jawaban itu diberikan.

Menjadi pencuri yang baik adalah mencuri waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Bangun dan terjagalah saat orang-orang tertidur. Insya Allah akan terangkat derajat dan maqam kita karena malaikat turun mencari dan mencatat setiap insan yang mendirikan sholat di sepertiga malam.

Semoga narasi sepertiga malam ini dapat menjadikan kita sebagai pencuri yang terbaik.

Edt: Redaksi (AN)