Hasil Sidang Isbat

Foto: (Ist)

“Pertama yang sudah kami tahu, hisab ketinggian hilal sudah di ketinggian 4.52 derajat sampai 5.72 derajat. Jadi melalui hisab, awal bulan Ramadhan itu besok,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Kementerian Agama memulai sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan 1440 Hijriah.Sidang isbat digelar di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (5/5/2019).

Sebelum sidang dimulai, anggota tim Hisab dan Rukyat Kementrian Agama Cecep Nurwendaya melakukan pemaparan mengenai hasil hisab kemunculan hilal di langit. Hilal adalah penampakan bulan sabit yang pertama kali setelah terjadinya ijtimak atau konjungsi.

“Pertama yang sudah kami tahu, hisab ketinggian hilal sudah di ketinggian 4.52 derajat sampai 5.72 derajat. Jadi melalui hisab, awal bulan Ramadhan itu besok,” ujar Cecep.

Meski demikian, menurut Cecep, hisab bersifat informatif. Penentuan awal Ramadhan masih harus melalui rukyat oleh tim Kemenag yang tersebar di 102 titik di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Menurut Cecep, hilal dapat dilihat pertama kali pada Minggu pagi, sekitar pukul 05.45 WIB. Hilal dapat dipastikan jika ketinggiannya sudah 2 derajat.

“Hisab itu sifatnya informatif. Yg menentukan adalah rukyat, mereka yang akan membuktikan,” kata Cecep.

Dalam sidang isbat, masing-masing tim rukyat akan melaporkan hasil pemantauannya.

Edt: Redaksi (AN)