ILF edisi 6 spesial LBH Pelita Umat Korwil Jatim : Para Tokoh Jatim sepakat Tolak TAHU & Tolak Kriminalisasi Tokoh dan Ulama

Foto: (Doc. Muslim Arbi)

“Hadir juga tokoh-tokoh yang lain,..”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Islamic Lawyers Forum Spesial edisi 6 bersama Agus Maksum IT BPN oleh LBH Pelita Umat Korwil Jatim yang membahas tema Tim Asistensi Hukum (TAHU) & Kriminalisasi Tokoh, Surabaya, 19 April 2019 dihadiri oleh ratusan tokoh se Jawa Timur dengan para pembicara antara lain: Dr. M. Mufti Mubarok Direktur PUKAT, Muslim Arbi Direktur Gerakan Perubahan, Kusbandi, S.H, Divisi Hukum DDII Jatim, Kyai Heru Elyasa Ulama, Ahmad Khozinuddin Ketua BPN LBH Pelita Umat, Prof Suteki, SH, M.Hum Pakar Hukum dan Masyarakat, dan Ust Ismail Yusanto Jubir HTI.

Foto: (Doc. Muslim Arbi)

Hadir juga tokoh-tokoh yang lain dalam forum tersebut antara lain para pensiunan TNI AL, pensiunan Polri, TNI aktif, emak emak, tokoh tokoh mahasiswa dan para tokoh diantaranya: Ustadz Sam Sudariyanto Tokoh Tambaksari, ustadz Misbahul Huda Tokoh Jatim, Mas Prihandoyo Kuswanto Rumah Pancasila, ustadz Tamat Ansyori Pendiri DDII Jatim, ustadz Syaifulloh Tokoh Gubeng, serta para tokoh lain dari berbagai latar organisasi.

Foto: (Doc. Muslim Arbi)

Diskusi Islamic Lawyers Forum edisi 6 spesial tersebut menyepakati pernyataan sikap tentang Tim Asistensi Hukum (TAHU) dan Kriminalisasi Para Tokoh ataupun para ulama. Seperti halnya, Habib Rizieq Sihab, ustadz Bachtiar Nasir, ustadz Haikal Hasan, dan Prof. Amien Rais.

Edt: Redaksi (AN)