Jawaban GBN Terkait Kenapa Rumah Rakyat dan Lahan Usaha Ekonomi Bisa Murah

Foto: Doc. Ali Mahsun Atmo

“Keadilan kepemilikan lahan usaha ekonomi dan perumahan bagi seluruh rakyat insyaallah segera diwujudkan oleh GBN”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Saat ini Indonesia memiliki pendudu sebanyak 267 juta, dan tujuh puluh persennya belum punya rumah milik sendiri. Demikian pula, sebanyak 64 juta UMKM yang hidupi ratusan juta rakyat negeri ini sebagian besar belum punya lahan usaha milik sendiri. Sebuah realitas memilukan yang terjadi di negeri kaya raya, sangat subur, dan strategis dibelahan bumi ASEAN dan Asia Pasifik bahkan bangsa terbesar dan negeri terkaya di dunia ini.

Rumah rakyat bisa murah? Lahan usaha ekonomi rakyat bisa murah? GBN memiliki agenda besar Land and Property Revolution, sebuah revolusi kepemilakan lahan usaha ekonomi dan perumahan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.

Tentunya, Asosiasi Pengembang dan Pemasaran Perumahan Nasional (ASPRUMNAS) yang dipimpin Ketua Umum, Pak Sawali memiliki peran strategis dan besar untuk wujudkan setiap bayi lahir dibumi Ibu Pertiwi tercinta punya rumah milik sendiri.

Bukan sebaliknya, dari lahir hingga meninggal dunia berada di kontrakan atau kos-kosan. Bahkan sebagai tuna wisma. Keadilan kepemilikan lahan usaha ekonomi dan perumahan bagi seluruh rakyat insyaallah segera diwujudkan oleh GBN. (AF)

Edt: Redaksi (AN)