Kaum Pemenang Atau Kaum Kalah

Foto: (Doc. Norman Arief)

“Begitu dahsyat “pertandingan” ramadhan dilalui. Nilai-nilai kejujuran sedang diuji bagi setiap insan”

Oleh: Norman Arief

Bogor (Bintangtimur.net) – Alhamdulillah memasuki awal syawal 1440 hijriah. Sejenak lupakan kalendar masehi. Beruntunglah kita yang berhasil melintasi “pertandingan” dibulan Ramadhan yang baru saja berlalu.

Iya…
Begitu dahsyat “pertandingan” ramadhan dilalui. Nilai-nilai kejujuran sedang diuji bagi setiap insan.

Iya…
Hanya diri sendiri yang menjadi saksi apakah pertandingan itu berjalan dilandasi dengan kejujuran.

Entah berapa kali kita mengulang “pertandingan” ramadhan dan berakhir menang atau kalah.

Setidaknya sebelum kita mengklaim sebagai kaum pemenang, sebaiknya kita muhasabah saja apa yang telah dilalui.

Kisi-kisi kaum pemenang untuk muhasabah itu cukup bertanya pada diri sendiri.

Iya…
Apakah kita sudah berlaku jujur?

Apakah kita sudah tunaikan ragam zakat?

Apakah kita sudah berbagi kepada sesama?

Apakah kita sudah tunaikan hutang?

Apakah kita sudah berkorban untuk kebahagiaan orang lain?

Apakah kita sudah berikan hak orang lain?

Iya…
Sebenarnya apakah-apakah diatas masih banyak yang harus dipertanyakan.

Iya…
Namanya juga kisi-kisi.
Tidak harus terurai detil.

Hmmm…
Jikalau sudah kisi-kisi itu terjawab dengan bathin kita. Maka diawal syawal inilah saatnya diimplementasikan. Hingga saatnya bertemu di “pertandingan” ramadhan yang akan datang.

Silahkan klaim diri sebagai kaum pemenang atau kaum kalah.

Taqabalallahu Mina Wa Minkum…

Edt: Redaksi (AN)