Keajaiban Al-Quran Yang Terlewatkan

Foto: Google

“Satu di antaranya adalah kata-kata Al-Quran yang menggambarkan suasana “guncangan” atau suasan sulit

Oleh: Shamsi Ali

Jakarta (Bintangtimur.net) – Al-Quran itu “mukjizat” dalam segala aspeknya. Dari bahasa hingga ke konten, bahkan pada kekuatan ruhiyahnya.

Dari segi bahasa misalnya, pernahkah kita perhatikan keindahan, bahkan pilihan kata per kata yang sangat pas dan imbang?

Satu di antaranya adalah kata-kata Al-Quran yang menggambarkan suasana “guncangan” atau suasan sulit. Dalam bahasa Arab situasi ini disebut “ihtizaaziyah”.

Contoh-contoh berikut ini begitu sangat menakjubkan, bahkan mungkin mengejutkan bagi sebagian yang jarang memperhatikan (tadabbur) ketika membaca Al-Quran:

1). Ketika Allah menggambarkan tentang guncangan bumi di saat terjadi Kiamat Allah berfiman:
‎- { إذا زلزلت الأرض زلزالها }
Coba perhatika kata “زل زال” itu dari “زل زل” sebuah kata dari dua huruf yang berulang.

2). Ketika Allah mengazab kaum Nabi Saleh AS yang mengingkari perintahNya dan perintah nabinya dengan memotong sapi itu. Allah berfiman:
‎-{ فدم دم عليهم ربهم }
Coba perhatikan kata “دم دم” kata dari dua huruf yang berulang.

3). Ketika kebenaran tentang fitnah isteri raja kepada Nabi Yusuf AS setelah dipenjara selama 10 tahun. Allah berfiman:
‎- { الآن حص حص الحق }
Perhatikan kata “حص حص” juga kata dari dua huruf yang berulang.

4). Ketika Al-Quran menyampaikan keadaan yang akan terjadi di saat Kiamat tiba. Allah berfirman:
‎- إذا دكت الأرض دكا دكا * وجاء ربك والملك صفا صفا)
Perhatikan kata “دكا دكا” dan “صفا صفا”. Keduanya adalah kata-kata dari dua huruf yang berulang.

5). Ketika Al-Quran berbicara tentang kenikmatan yang Allah siapkan bagi penghuni syurga. (Ini mengguncang karena di luar imajinasi manusia).
‎- { متكئين على رف رف خضر وعبقري حسان }
Perhatikan kata “رف رف” sebuah kata dari dua huruf yang berulang.

6). Dan ketika berbicara tentang gelap gulita malam. Allah berfiman:
‎- { والليل إذا عس عس }. Perhatikan kata “عس عس “ juga kata dari dua huruf yang berulang.

Di sinilah nampak kekuatan sekaligus keindahan bahasa Al-Quran. Betapa sebuah peristiwa yang sama, dalam hal ini sesuatu yang mengguncang, menghebohkan, menyakitkan, menakutkan, dan seterusnya digambarkan dengan kata-kata yang bentuknya mirip. Kata yang terbentuk dari dua huruf yang terulang.

Bisakah ditemukan hal seperti ini dalam bahasa kain? Allahu a’lam!

Edt: Redaksi (AN)