Kematian Ma Kyat Sin Menambah Daftar Kekejaman Junta Militer Myanmar

Foto: Ist

“Kami mengutuk keras tindakan sporadis militer myanmar terhadap demonstran, apalagi telah menewaskan 50 warganya sendiri,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang juga Senator Asal Aceh Fachrul Razi turut menyampaikan dukacita atas kematian Aktivis Ma Kyal Sin (Deng Jia Xi) atau sapaan Angel akibat kekejaman Junta Militer Myanmar dengan menembak mati wanita muda tersebut, Kamis (4/3).

Perempuan bernama Ma Kyal Sin atau akrab disapa Angel tewas ditembak di tempat oleh militer Myanmar. Angel ikut dalam aksi unjuk rasa dengan mengenakan kaus bertuliskan “Everything Will Be OK” (semua akan baik-baik saja).

Angel merupakan mahasiswi 19 tahun yang ikut serta dalam unjuk rasa agar krisis politik soal kudeta militer Myanmar segera usai. Saat unjuk rasa, Angel membawa tulisan yang dibungkus dengan plastik anti air. Ada pesan yang ditulis Angel di sana.

Senator menambahkan, kekejaman junta militer Myanmar terhadap demonstran telah cukup mengkhawatirkan dan menimbulkan gejolak baru dikawasan ASEAN.

“Kami mengutuk keras tindakan sporadis militer myanmar terhadap demonstran, apalagi telah menewaskan 50 warganya sendiri,” jelasnya.

Ketua Komite I DPD RI tersebut juga meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk secara tegas mengambil tindakan diplomasi, bersama negara-negara ASEAN lainnya, serta menjembatani konflik Kudeta dinegeri 1000 Pagoda Emas tersebut agar segera membaik.

“Sebagai mantan Mahasiswa dan Aktivis saya berduka atas kematian Ma Kyal Sin, dia masih sangat muda, Junta Militer Myanmar harus diberikan Sangsi tegas oleh pihak Internasional” jelasnya. (NH)

Edt: Redaksi (AN)