Kivlan Zein Didampingi 12 Anggota Tim Kuasa Hukum Dari Mabes TNI Dalam Sidang Praperadilan

Foto: (Doc. Bintangtimur.net)

“Tadi kita bersama tim pembela gabungan dari Mabes TNI dan dua sipil melawan tergugat penyidik Polda,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Hari ini, Senin (22/7/2019) sidang praperadilan Kivlan Zein dalam perkara dugaan makar dan kepemilikan senjata api ilegal atas tuduhan penyidik Polda Metro Jaya yang sempat tertunda kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada pukul 13.00 WIB.

Tonin Tachta Singarimbun, kuasa hukum Kivlan Zein menjelaskan kliennya juga telah didampingi oleh 12 anggota Tim Pembela Hukum (TPH) dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

Adapun nama-nama yang tercantum dalam kuasa tersebut adalah; Mayor Jenderal TNI Purnomo, Brigadir Jenderal TNI Wahyu Wibowo, Kolonel Subagya Santosa, Letnan Kolonel Mesra Jaya, Letkol Laut Marimin, Letkol Laut Sutarto Wilson, Letkol Purwadi Joko Santoso, Kolonel Azhar, Mayor Dedi Setiadi, Mayor Marwan Iswandi, Mayor Ahmad Hariti, dan Mayor Ismanto.

Foto: (Doc.Bintangtimur.net)

“Tadi kita bersama tim pembela gabungan dari Mabes TNI dan dua sipil melawan tergugat penyidik Polda,” kata Tonin di depan ruang sidang PN Jaksel, Jakarta (22/7).

“Praperadilan ini digelar bagaimana administrasi dari penyidik Polda kita nilai, artinya kalau sudah benar kita kalah. Tetapi kalau tidak benar berarti pak Kivlan harus dibebaskan secara murni dan Kepolisian harus mengembalikan nama baik klien kami,” imbuhnya.

Ditanya soal kemungkinan adanya kesalahan administrasi penyidik Polda Metro Jaya, Tonin mengatakan dengan tegas untuk segera membebaskan Kivlan Zein tanpa syarat.

“Pak Kivlan gak akan menuntut kok, karena intinya ia bebas ajah sudah cukup,” katanya.

Tonin menambahkan, jika hakim pengadilan memutuskan kliennya tidak bersalah dan dibebaskan, Kivlan Zein akan mengurus anak dan cucu-cucunya sambil beternak ayam.

“Pak Kivlan gak akan menuntut kok, dengan bebasnya beliau saja itu sudah sangat bersyukur karena apa yang disangkakan dan dituduhkan kepadanya tidak benar,” tutupnya menegaskan. (ZS)

Edt: Redaksi (AN)