Kontak Senjata di Intan Jaya, TNI-Polri Tembak Mati Satu Anggota KKB

Foto: Ist

“Pada saat kontak senjata ada 50 orang bersenjata diduga KKB melakukan perlawanan terhadap tim gabungan TNI-Polri. Sehingga tim mengambil tindakan tegas dan terukur,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi melakukan kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker di Intan Jaya, Papua. Satu anggota KKB dilaporkan tewas dalam peristiwa ini.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiono menjelaskan kontak senjata terjadi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Peristiwa terjadi pada Senin (26/10/2020) sekitar pukul 05.00-10.00 WIT.

“Pada saat kontak senjata ada 50 orang bersenjata diduga KKB melakukan perlawanan terhadap tim gabungan TNI-Polri. Sehingga tim mengambil tindakan tegas dan terukur,” ucap Awi di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Satu anggota KKB bernama Rubinus terkonfirmasi tewas karena tertembak. Sementara satu anggota KKB lainnya bernama Hermanus Tipagau diamankan.

“Anggota KKB yang meninggal dunia terlibat dalam penembakan tim TGPF beberapa waktu lalu sesuai melakukan olah TKP,” ujar Awi.

Menurut Awi, kelompok KKB pimpinan Sabinus Waker memiliki catatan kriminal di wilayah Papua. Mereka pernah melakukan penyerangan terhadap anggota Brimob pada tahun 2015.

Kelompok ini juga dikenal kerap melakukan perampasan terhadap warga di kawasan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Kelompok yang menamakan diri “Kemabu” ini diduga merekrut remaja Papua bahkan yang masih di bawah umur. Awi menegaskan satgas gabungan TNI-Polri tidaklah menyasar anak di bawah umur dalam operasi menangkap separatis seperti yang dipropagandakan oleh akun-akun medsos KKB.

“Kelompok ini telah meracuni pikiran remaja Papua, merekrut serta mempersenjatai mereka dengan tujuan sebagai tameng hidup agar mudah melarikan diri,” ucap Awi. (KR)

Edt: Redaksi (AN)