Korban Virus Corona Kembali Bertambah

Foto: (Ist)

“Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, penduduk yang terinfeksi virus corona sampai hari ini bertambah 98 orang”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Jumlah pengidap virus corona (Covid-19) yang meninggal di seluruh dunia pada Selasa (18/2), kembali bertambah menjadi 1.873 orang. Sebagian besar di antaranya adalah warga China.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, penduduk yang terinfeksi virus corona sampai hari ini bertambah 98 orang. Hal itu membuat jumlah warga mereka yang meninggal akibat virus tersebut mencapai 1.869 orang.

Seperti dilansir CNN, kematian akibat virus corona di luar China terjadi di Filipina, Taiwan, Jepang, dan Prancis. Masing-masing berjumlah satu orang.

Kemudian, jumlah penduduk China yang terinfeksi virus corona sampai siang hari ini tercatat mencapai 72.436 orang. Sedangkan total penduduk di dunia yang terkena virus itu mencapai 73.325 orang.

Pemerintah China melaporkan sampai saat ini ada 12.552 orang yang dinyatakan sembuh dari virus corona.

Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Michael Ryan, menyatakan mereka sampai saat ini belum menetapkan penyebaran virus corona sebagai pandemik. Alasannya adalah mereka belum melihat penularan di luar China terjadi secara luas.

Berikut ini daftar sementara kasus virus corona di sejumlah negara:
Australia (15 orang)
Belgia (1 orang)
Kanada (8 orang)
Finlandia (1 orang)
Prancis (12 orang, satu pasien meninggal)
Jerman (16 orang)
Italia (3 orang)
Russia (2 orang, seluruhnya sembuh)
Malaysia (22 orang)
Spanyol (2 orang)
Swedia (1 orang)
Inggris (9 orang)
Amerika Serikat (15 orang)
Kamboja (1 orang)
Hong Kong (60 orang, 1 meninggal)
India (3 orang)
Jepang (62 orang terinfeksi di tempat lain, 456 tertular di kapal pesiar Diamond Princess, 1 meninggal)
Macau (10 orang)
Nepal (1 orang)
Filipina (3 orang, 1 meninggal)
Singapura (77 orang)
Korea Selatan (31 orang)
Sri Lanka (1 orang)
Taiwan (22 orang, 1 meninggal)
Thailand (35 orang)
Vietnam (16 orang)
Egypt (1 orang)
Uni Emirat Arab (9 orang).

Edt: Redaksi (AN)