KPU Akan Mati Kutu, Oknum KPU Diancam Hukuman Mati Akibat Kekacauan Dan Kerugian Rakyat Serta Negara Dari Hasil Pemilu

Foto (Doc. Asmawan Patrick): “People Power. Chaos total menyeluruh secara nasional tak dapat dielakan”

Oleh: Asmawan Patrick

Jakarta (Bintangtimur.net) – Apabila nantinya Pengumuman hasil Pilpres tidak sesuai dengan bukti-bukti C1, maka apa yang akan terjadi?

People Power. Chaos total menyeluruh secara nasional tak dapat dielakan.

Mengapa demikian ?
Harus diingat, Undang-undang RI Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu 2019, pasal 13, menyebutkan hasil Pemilu PPS atau C1 tersebut harus diserahkan juga kepada saksi Pemilu dan Bawaslu.

Artinya yang memegang hasil Pemilu selain KPU sebagai pihak penyelenggara Pemilu ada pihak lainnya adalah para aaksi nasional dan Bawaslu.

Integritas Bawaslu selaku pihak penanggung jawab sebagai lembaga Pengawasannya yang telah bersumpah mudah-mudahan menjunjung tinggi semangat demokrasi.

Secara normatif jika terjadi perselisihan Pemilu MK menjadi wasit Pemilu.

tetapi ini harus diingat MK tidak seperti wasit permainan bola dimana MK dapat melakukan pinalti. Disini pesta demokrasi dalam politik basis kepercayaan publik dalam management merujuk pada good governance and clean government terhadap pejabat publik atau wakil rakyat.

Kembali pada pokok persoalan yaitu jika terjadi data fraud Pemilu antara data KPU dengan data Bawaslu serta data pihak saksi.

Sandi brata Kepolisian tindakannya apa ?

Sebelum adanya langkah Judicial review pada Mahkamah Konstitusi

Pihak saksi dan Bawaslu tentunya akan melaporkan tindak pidana kejahatan Pemilu yang dilakukan oleh oknum KPU.

Rasio Aparat harus bertindak objective sesuai otaknya yang ada di kepala, bukan di dengkul ya.

Bukti laporan itu yang harus menjadi bahan pertimbangan putusan MK memperkuat opini MK karena MK tidak memiliki penyidik dan penyelidik. MK hanya mengolah pertimbagan analisis data dan menghasilkan opini yang menjadi putusan.

Data palsu tidak akan menjadi masalah di MK.

Selamat hari buruh!

Edt: Redaksi (AN)