Longsor Di Bantarkaret Tewaskan Dua Orang

Foto: (Doc. Polres Bogor)

“Proses pecarian korban mulai pukul 09.30 dan tim gabungan sudah berhasil memukan delapan orang korban,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Polres Bogor bersama dengan Koramil, Satpam dan Swa Kelola PT. Antam Tbk dibantu oleh masyarakat berjuang keras mencari korban pelaku PETI (penambang emas tanpa ijin) alias gurandil di lokasi longsoran di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Sub Bagian (Kasubag Humas) Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena Senin (13/5/2019) malam mengatakan, kejadian gurandil tertimbun longsor diketahui oleh Polsek Nanggung hari Minggu sekitar pukul 22.00 WIB. Namun karena cuaca tidak memungkinkan dan menjaga hal yang tidak diinginkan, maka diputuskan untuk melakukan evakuasi Senin (13/5).

Foto: (Doc. Polres Bogor)

“Proses pecarian korban mulai pukul 09.30 dan tim gabungan sudah berhasil memukan delapan orang korban,” kata AKP Ita.

Jika sebelumnya disebutkan ada lima korba tewas ternyata data resmi dari Polisi hanya dua orang sedangkan yang selamat enam orang dan semuanya sudah berhasil dievakuasi.

Foto: (Doc. Polres Bogor)

Korban tewas Yudi (30) warga Kampung Satu, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya dan Habib (49), warga Kampung Karangpari, Desa Karangpari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Empat korban selamat ND (45) dan IW (40), P (35), PL (25) warga Kampung Nangela, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang serta DD (25) dan DK (18), warga Kampung Babakan Sawah, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung.

Foto: (Doc. Polres Bogor)

“Sekitar pukul 16.00 Wib, proses pencarian korban dihentikan, mengingat tidak ada lagi keluarga yang mencari korban,” kata AKP Ita. Keenam korban yang selamat dan dua orang meninggal dunia, oleh tim gabungan evakuasi, sudah diserahkan kepada keluarganya.

Edt: Redaksi (AN)