Manfaat Lari Maraton Untuk Kesehatan

Foto (Ist): Pelari maraton selain harus latihan secara rutin, mereka juga harus menjaga pola makan

JAKARTA (Inspiratormedia.id) – Lari merupakan salah satu macam olahraga kardio. Seperti yang diketahui, kardio adalah tipe olahraga yang baik untuk kesehatan jatung. Selain lari, olahraga lain yang termasuk kardio, di antaranya berjalan, berenang, bersepeda, dan senam aerobik.

Lari dapat dibagi menjadi dua macam, yakni lari dengan patokan jarak dan lari dengan patokan kecepatan. Pada kegiatan lomba lari biasanya ada kategori lari jarak 5 km, 10 km, 21 km, dan 42 km. Lari maraton adalah salah satu tipe lari jarak jauh (42 km), dan ini termasuk olahraga berat. Belum tentu pelari jarak 5 km, 10 km, ataupun 21 km dapat melakukan lari maraton.

Persiapan lari maraton berbeda dengan lari biasa. Pelari maraton selain harus latihan secara rutin, mereka juga harus menjaga pola makan. Latihan rutin akan meningkatkan daya tahan tubuh (endurance) sehingga dapat menempuh jarak jauh.

Dilansir dari klikdokter.com, lari maraton dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh, seperti:

  1. Membakar kalori seluruh tubuh
    Lari maraton membuat tubuh lebih aktif dan membakar kalori seluruh tubuh. Karena itu, lari maraton merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan.
  2. Membentuk tubuh
    Lari merupakan olahraga yang membuat hampir seluruh otot tubuh bekerja. Tak heran bila lari maraton dapat membentuk tubuh, terutama otot, menjadi lebih kencang sehingga tubuh terlihat lebih ramping. Coba saja perhatikan para atlet maraton, pasti tubuhnya terbentuk.
  3. Sarana bersosialisasi
    Kegiatan lari memang dapat dilakukan sendirian. Namun, banyak juga kegiatan lari yang dilakukan bersama-sama dengan keluarga atau teman.
  4. Meningkatkan suasana hati
    Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin. Hormon endorfin adalah hormon yang menyebabkan perasaan bahagia. Setelah lari maraton usai, stres yang Anda rasakan pun bisa menguap, berganti dengan perasaan senang dan bahkan percaya diri.
  5. Meningkatkan kemampuan tubuh
    Seperti yang diketahui, lari maraton membutuhkan latihan yang rutin dan cukup berat. Latihan dimulai dari jarak yang sedikit jauh seperti 5 km dan bertahap. Ini berarti melatih tubuh untuk meningkatkan batas kemampuannya secara perlahan sampai mencapai jarak yang diinginkan.
  6. Melatih jantung
    Lari akan memperkuat otot jantung sehingga peredaran darah, terutama darah bersih yang kaya akan oksigen ke seluruh tubuh menjadi lancar. Namun, lari maraton yang dilakukan dengan sangat dipaksakan justru dapat berbahaya bagi kesehatan jantung. Oleh karena itu, sebelum lari maraton sebaiknya persiapkan diri dengan baik. Latihan secara rutin dan tes kesehatan sebelum melakukan lari maraton sangatlah penting. (Rf)

Leave a Reply

Your email address will not be published.