Menapak Jalan Dakwah di Bumi Barat

Foto: (Ist)

“Di Barat saat ini, Islam dianggap tidak Demokrasi, islam anti ham, Islam identik dengan kekerasan dan Islam tidak menghormati wanita”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, sebuah bangsa yang mewakili komunitas muslim terbesar di dunia. Indonesia juga harus berada di Garda terdepan untuk menjawab bahwa Islam adalah Rahmatan Lil Alamin. Demikain pernyataan Imam Shamsi Ali dalam Acara peluncuran buku biografi pemikiran Imam Shamsi Ali di hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Ahad (15/9/2019).

Dibarat saat ini, Islam dianggap tidak Demokrasi, islam anti ham, Islam identik dengan kekerasan dan Islam tidak menghormati wanita. Inilah yang kemudian lahirlah Islamfobia, yang berawal dari persepsi yang salah. Dalam peluncuran bukunya, Imam Shamsi Ali percaya bahwa Indonesia mampu membalikkan stigma negative tersebut, karena Indonesia memiliki potensi yang besar, baik dari Sumber Alam nya maupun Sumber daya manusianya.

Islam tidak Radikal

Di Tempat yang sama, Jendral Purn. TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang di cetak, bahwa Indonesia adalah Islam yang radikal, karena untuk menaklukkan bangsa ini Islam harus ditaklukan.

“Saya memiliki bukti bukti bahwa yang mengecap orang kita sendiri, tujuannya agar dunia ikut mngecap hal itu dan itu fakta. Akibatnya banyak orang takut memilih pemimpin Islam sehingga disingkirkan,” ujarnya saat memberikan sambutan peluncuran buku Imam Shamsi Ali.

Gatot Nurmantyo sangat mengapresiai Dakwah Imam Shamsi Ali di Amerika Serikat, yang menjelaskan bahwa Islam tidak seperti yang disangkakan oleh dunia barat .

“Maka dengan perwakilan Imam, menjelaskan bahwa Islam bukan seperti itu, dan waktu akan membuktikan bahwa Indonesia adalah tempat Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” katanya.

Lebih lanjut Mantan Panglima TNI tersebut mengajak saling bekerjasama dan berjuang.

Dalam acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh nasional, seperti Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M ketua MPR RI, Jenderal Purn. TNI Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI, H. Tamsil Linrung, anggota DPR RI, DR Hazairin Pohan S.H, MA mantan Dubes RI untuk Polandia, Walikota Jakarta Selatan, serta sejumlah tokoh pendidikan dan ormas yang sangat mengapresiasi peluncuran buku Imam Shamsi yang ke-9 ini.

Peluncuran buku ‘Menapak Jalan Dakwah di bumi barat’ ini juga dibarengi dengan rangkaian sosialisasi pembangunan pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Connecticut, Amerika Serikat. Sebuah pesantren pertama yang didirikan oleh Imam Shamsi Ali.

Pesantren Nur Inka Nusantara Madani yang berlokasi di 613 Town St. Moodus, Connecticut ini, diharapkan menjadi mercusuar dakwah yang mencerahkan, yang mengedepankan akhlak mulia, dakwah yang rahmatan lil’alamin.

Edt: Redaksi (AN)