Menuju Adiwiyata Nasional, SMP 38 Tampil All Out di Lomba Yel-yel School

Foto: (Ist)

“Kami ini sekolah yang mempunyai predikat dengan segala keterbatasan, siswa kami banyak mempunyai status kelas ekonomi menengah ke bawah”

Surabaya (Bintangtimur.net) – Penilaian ini layak diberikan kepada SMP Negeri 38 Surabaya menuju Adiwiyata Nasional yang tampil all out dalam lomba yel-yel Eco School dengan mengangkat tema zero waste.

Kegiatan yang digeber LSM lingkungan hidup Tunas Hijau tersebut berlangsung 3 Oktober 2019 di Taman Flora dan Fauna Barang Binangun.

Tidak ada pembukaan, dan tidak ada pejabat baik dari Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup, padahal momen ini orang tua, kepsek, siswa siswi SMPN Negeri di Surabaya begitu meriah sejak pukul 05.30 WIB, yang semestinya acara dimulai pukul 09.00 WIB molor 2 jam, karena Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya yang di pimpin istri Sekdakot mempunyai acara yang menggeset waktu.

“Saya sudah ingatkan kepada Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bahwa ada lomba yel-yel. Tapi tetap memaksa, namun saya bilang kita mulai lomba pukul.09.00 WIB, supaya gantian tempatnya, ternyata molor,” ujar President Tunas Hijau, Rommy ketika ditanya saat berada di atas panggung.

Sementara itu, Ketua MMKS SMPN Kota Surabaya, Suharto yang didampingi Kepsek SMPN 37 Junaidi ketika ditanya tentang molornya, pihaknya tidak tahu persis, hanya bilang sabar dan sabar.

Padahal sebagai Ketua MKKS minimal bisa mengayomi sekolah-sekolah yang sudah berada di lokasi acara yang berjam-jam tanpa ada informasi apapun kenapa molor, lalu bagaimana tanggungjawab Tunas Hijau.

Kembali kepada penampilan SMP 38 yang all out dalam lomba tersebut ini karena menyatunya kepsek, guru, karyawan dan siswa siswa sejak ada informasi tentang lomba tersebut.

“Kami ini sekolah yang mempunyai predikat dengan segala keterbatasan, siswa kami banyak mempunyai status kelas ekonomi menengah ke bawah. Tapi kami semua keluarga besar SMP 38 tidak pernah rendah diri, tapi rendah hati, semangat tanpa mengenal putus asa dalam menghadapi kegiatan apapun kami selalu bahu membahu, contoh pembuatan kostum yel-yel kita buat brsama guru, siswa, juga melibatkan karyawan,” ujar Kepsek SMP 38 Dangun yang didampingi Humas Mahmud. (KR)

Edt: Redaksi (AN)