Natalius Pigai Ungkit Mahfud MD di Proyek Pembangunan Balai Pelatihan MK

Foto: Ist

“Saya minta mantan Ketua MK (Mahfud MD) juga ditanya apakah Pembangunan Balai Pelatihan MK di Cisarua itu sudah pernah lelang atau penunjukkan langsung,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Aktivis HAM, Natalius Pigai ikut berbicara terkait mega skandal kasus Djoko Tjandra yang menyeret beberapa aparat penegak hukum.

Yang terbaru, nama mantan Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali diduga ikut terserat dalam pusaran kasus suap terdakwa korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali itu.

Awalnya, mantan anggota Komnas HAM itu memberikan apresiasi atas pemberitaan Koran Tempo soal dugaan keterlibatan Hatta Ali dalam pusaran kasus Djoko Tjandra.

“Ini Mantap,” tulisnya sambil menautkan berita dari koran.tempo.co yang berjudul ‘Nama Mantan ketua MA Terserat Kasus Joko Tjandra’, Jumat (11/9/2020).

Setelah itu, dia menyinggung masalah proyek pembangunan Balai Pelatihan Mahkamah Konstitusi (MK) di Cisarua, Bogor atau yang dikenal dengan nama Gedung Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi MK.

Gedung ini sendiri diresmikan oleh Presiden SBY bulan Februari 2013. Gedung tersebut dimulai pembangunannya sejak April 2012 yang ditandai secara simbolik dengan pemancangan tiang pertama oleh Ketua MK saat itu Mahfud MD dan Bupati Bogor Rachmat Yasin.

Pembangunan gedung Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi MK ini dibangun di atas lahan seluas 14.200 meter persegi, dan dibiayai APBN sebesar Rp14,2 miliar.

“Saya minta mantan Ketua MK (Mahfud MD) juga ditanya apakah Pembangunan Balai Pelatihan MK di Cisarua itu sudah pernah lelang atau penunjukkan langsung,” tanya Natalius.

Entah mengapa Natalius meminta proyek tersebut dijelaskan ke publik. “Rakyat punya hak (right to know) agar bobroknya peradilan di negeri ini biar dimusnahkan!” pungkasnya. (NH)

Edt: Redaksi (AN)