Pagelaran Sendratari Roro Jonggrang Pukau Publik Amerika Serikat di Washington DC

Foto (Ist): “Pertunjukan Sendratari Indonesia ini sangat mengagumkan karena dikemas dengan gaya Broadway”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Pagelaran Sendratari tentang kisah Roro Jonggrang bertajuk “Tale of A Thousand Temples: The Untold Stories of a Javanese Princess” yang diselenggarakan oleh Indonesian Kids Performing Arts (IKPA) berhasil memukau publik Amerika Serikat yang memadati University of District of Columbia Theater of the Arts, Washington DC, Sabtu (27/4).

Pagelaran tersebut dihadiri lebih dari 700 penonton dari kalangan yang sangat beragam, mulai dari pengamat budaya, pebisnis, akademisi, diplomat hingga pelajar.

Sendratari tradisional Indonesia yang dikemas dalam drama musik bergaya Broadway yang sangat unik ini selain dibawakan dengan sangat apik oleh anak-anak Indonesia berusia 5 hingga 20 tahun yang tinggal di Ibukota Amerika Serikat, juga menampilkan sejumlah murid asing dari sejumlah negara, yakni AS, Jepang, Korea Selatan, Thailand dan China.

Sejumlah alat musik tradisional Indonesia secara khusus dibawa untuk mendukung keberhasilan pementasan ini, mulai dari angklung, gamelan hingga kolintang. 

Beberapa lagu-lagu daerah Jawa di pertontonkan kepada pengunjung, antara lain Dolanan, Lir Ilir, dan Jaranan. Kesemua lagu ini diaransemen oleh Ulung Tanoto, musisi muda berbakat Indonesia yang sudah hampir sepuluh tahun tinggal di AS.

Menurut salah satu penonton, yakni Michael dari Washington, DC, dirinya senang pagelaran ini dipenuhi penonton. Hal ini menunjukkan tingginya kualitas kesenian tradisional Indonesia. Tak heran jika masyarakat AS sangat antusias menikmatinya. 

Foto (Ist)

Kekaguman yang sama juga diungkapkan oleh penonton lain yakni Jennifer dari Maryland yang hadir bersama suaminya.

“Pertunjukan Sendratari Indonesia ini sangat mengagumkan karena dikemas dengan gaya Broadway. Saya akan hadir jika ada pertunjukan serupa kelak,” ujarnya.

Duta Besar RI untuk AS, Mahendra Siregar, mendukung penuh dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif IKPA menggelar pementasan Sendratari Roro Jonggrang yang menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia. 

“Pertunjukan budaya yang mengkombinasikan unsur musik etnis Indonesia dan sendratari ala Broadway menjadi simbol harmoni hubungan bilateral Indonesia dan AS yang tahun 2019 ini memasuki usia yang ke tujuh puluh tahun”, imbuh Dubes Mahendra yang hadir bersama istrinya, Ita Siregar.

Menurut Meirina Hutabarat, Ketua IKPA 2018-2019, dirinya sangat bangga dengan dedikasi dan prestasi anggota IKPA.

“Pagelaran ini melibatkan 41 pelajar, 21 musisi, 9 pelatih. Bahkan sang direktur musik, Ulung Tanoto, secara khusus menggubah 12 lagu baru untuk mendukung keberhasilan Sendratari ini”, tukasnya.

“Lebih dari 10,000 volunteer hours dituangkan dalam pembentukan pertunjukan ini,” lanjut Meirina.

IKPA merupakan wadah yang dibentuk sejak tahun 2010 untuk menyalurkan kreativitas dan bakat seni anak-anak Indonesia di Washington DC dalam rangka mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di AS. 

Selama ini, IKPA kerap tampil di berbagai kegiatan yang sangat bergengsi di AS, mulai dari festival Cherry Blossom, di kampus George Washington University, hingga Bank Dunia. 

Edt: Redaksi (AN)