Pembangunan Masjid 99 Kubah Makassar Dijadwalkan Rampung Tahun 2022

Foto: Google

“Anggaran yang ada belum termasuk menara dan kubah masjid, ini akan dikerjakan tahun depan dan tentu dilelang lagi,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Pembangunan Masjid 99 Kubah Makassar, Sulawesi Selatan dijadwalkan rampung pada tahun 2022 dengan pengerjaan 17 kubah yang tersisa dan menara masjid.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Sulsel Haeruddin di Makassar, Sabtu mengatakan masih dibutuhkan anggaran sekitar Rp76 miliar dari perencanaan awal jika mengacu pada grand desain masjid sebelum memasuki konstruksi pengerjaan tahap III di tahun 2021.

Sementara pengerjaan tahap III yang sudah berlangsung dua pekan terakhir menggunakan pagu anggaran sebesar Rp24,5 miliar untuk penyelesaian area fungsional masjid.

“Anggaran yang ada belum termasuk menara dan kubah masjid, ini akan dikerjakan tahun depan dan tentu dilelang lagi,” katanya.

Oleh karena itu, anggaran sekitar Rp51 miliar akan disiapkan kembali untuk penyelesaikan Masjid 99 Kubah dengan pelaksanaan konstruksi tahap IV di tahun 2022.

Haeruddin menyebutkan konstruksi tahap awal dilakukan pada 2017, dilanjutkan tahap kedua di tahun 2018. Sementara dua tahun berselang tidak dilakukan konstruksi apapun karena adanya audit atau penyelesaian komponen-komponen pengawasan oleh berbagai pihak.

Selanjutnya, konstruksi tahap III kembali dilakukan di 2021, itu akan membenahi dan menyelesaikan semua area fungsional pemanfaatan masjid sebagai tempat ibadah, termasuk area parkir yang juga bisa dimanfaatkan sebagai asrama santri.

Konstruksi tahap IV pada 2022 dimulai dengan kembali membuka lelang terhadap perampungan Masjid 99 Kubah.

“Kami sudah review desain, yakni dikondisikan kembali perencanaan dengan kebutuhan yang harus dikerjakan sesuai kondisi sekarang, termasuk kita mengevaluasi bahan-bahan yang digunakan,” ungkap Haeruddin.

Ini penting, kata dia, karena Masjid 99 Kubah diharapkan bisa menjadi ikon dan kebanggaan Kota Makassar, Sulawesi Selatan dalam menarik wisatawan. “Jadi akan ada lagi evaluasi termasuk pada material dan desain strukturnya yang mungkin saja bisa diubah. Tergantung dari review desainnya,” tambahnya.

Haeruddin memastikan pengerjaan kubah dan menara masjid tidak akan mengganggu proses ibadah yang akan berlangsung di masjid yang berada di area CPI Makassar itu. Ornamen fungsional menjadi prioritas pengerjaan di tahun ini.

“Jika pengerjaan dilanjutkan, tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Sambil ibadah dan pengerjaan, konstruksi terus berjalan. Makanya kita teruskan dulu pemanfaatan dan fungsinya. Ini kan diidamkan warga,” urai Haeruddin.

Menjadi ikon baru di Sulsel khususnya Kota Makassar, Masjid 99 Kubah akan menyajikan nuansa religi di kawasan elit CPI Makassar. Dari area masjid bisa melihat twin tower, Dermaga Penyebrangan Dinas Perhubungan, Jalan Lingkar CPI, Lego-lego dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), BPJAMSOSTEK yang akan ditata Pemprov Sulsel. (AF)

Edt: Redaksi (AN)