Pemenang Sejati

Foto: (Doc. Norman Arief)

“Nalar irasional bahkan lebih bekerja dari rasionalitas saat kondisi terjepit”

Oleh: Norman Arief

Depok (Bintangtimur.net) – Keluh kesah terhadap perjalanan hidup ini hanyalah bisikan iblis.
Apalagi menyalahkan orang lain. Mengapa kita lupa bahwa perkara takdir, jodoh dan rezeki sejatinya telah ada yang mengaturNya.

Nalar irasional bahkan lebih bekerja dari rasionalitas saat kondisi terjepit.

Iya…
Bahkan Tuhan pun akan kita “perintah” berdasarkan hasrat duniawi. Doa yang salah atau salah berdoa?

Nalar berfikir sehat terpaksa tersumbat karena keadaan. Dan akhirnya menyalahkan Tuhan yang tak berpihak.

Iya…

Ikhtiar saja hingga titik energi yang terakhir. Perkara hasil serahkan pada proses yang sedang berjalan.

Iya…
Sejatinya kalahkan diri dari kemalasan dan patah arang itulah kemenangan sejati.

Iya…
Mengetahui kekuatan dan potensi diri itulah kesuksesan.

Iya…
Pada saatnya ketika sukses itu datang, kita lupa penderitaan yang pernah dilalui.

Dan…
Jangan lupa mencatat siapa yang berperan menjadi “jembatan” kesuksesan.

Dan…
Jangan lupa berterimaksih pada yang berperan menjadi “jembatan”.

Hmmm…
Hindari penyakit hati kepada kaum pencibir dan yang tidak berperan menjadi jembatan kesuksesan.

Sukses dan pemenang sejati itu ketika kita berhasil melintasi peperangan alam fikir dan alam bathin didalam diri.

Edt: Redaksi (AN)