Penembakan di Texas Sebabkan Korban Jiwa

Foto: (Ist)

“Kami memiliki antara 15 dan 20 korban, kami tidak tahu jumlah korban jiwa,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Insiden penembakan terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di El Paso, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (3/8). Setidaknya 20 orang menjadi korban, beberapa di antaranya dilaporkan tewas.

“Kami memiliki antara 15 dan 20 korban, kami tidak tahu jumlah korban jiwa,” kata Letnan Gubernur Texas Dan Patrick kepada Fox News, dikutip dari AFP, Minggu (4/8).

Wali Kota Texas, Dee Margo menambahkan, tiga orang tersangka penembakan sudah ditangkap dan ditahan kepolisian.

“Ada tiga tersangka yang ditahan,” kata Walikota Dee Margo, seraya menambahkan bahwa situasi di lokasi masih mencekam namun sudah dalam kendali kepolisian.

Kepala Kepolisian El Paso Enrique Castillo mengatakan, beberapa korban sudah dievakuasi dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Menurut laporan, beberapa korban dilaporkan terluka di Walmart.

Polisi sebelumnya sudah menyebut lewat Twitter bahwa ada penembakan oleh seseorang pada hari Sabtu di daerah Cielo Vista Mall.

“Kejadian masih berlangsung,” tulis polisi pada 01.03 malam waktu setempat dalam akun twitternya. 

Polisi juga meminta masyarakat untuk menghindari area di sekitar jalan raya Hawkins dan Gateway East.

Calon presiden dari Partai Demokrat Beto O’Rourke, yang pernah mewakili Texas di Kongres turut berkomentar. Dia meminta penduduk untuk mengikuti arahan para petugas.

“Benar-benar memilukan,” kata O’Rourke dalam akun twitter. “Tetap aman, El Paso.”

Penembakan ini merupakan yang kesekian kali dalam sepekan terakhir, di mana beberapa hari lalu dua karyawan ditembak mati di sebuah toko Walmart di Southaven, Mississippi, dan tiga orang lain juga tewas ditembak di Gilroy Garlic Festival, California.

Gubernur Texas Greg Abbott juga mentweet bahwa Departemen Keamanan Publik negara bagian telah membantu untuk melakukan penegakkan hukum setempat.

Edt: Redaksi (AN)