Petani Millenial

Foto: (Ist)

“Dengan penerapan metodologi seperti itu, maka petani klasik (on farm) akan terlibat dalam on farm dan off farm”

Oleh: Prabowo Respatyo

Jakarta (Bintangtimur.net) – “Pembangunan Pertanian: Pintu masuk mengatasi kemiskinan” (Presiden Jokowi, 2017), 60-70% penduduk Indonesia adalah petani yang mayoritas rakyat miskin, karena pembangunan pertanian selama ini masih bersifat ‘klasik’.

Guna merealisasikan keinginan Presiden diatas, maka perlu dikawinkan profesi petani miskin (sebagian besar sudah tua umur 45-80 tahun) dengan petani muda millennial dengan penerapan teknologi dan digitalisasi yakni ‘Pertanian dengan Teknologi Block Chain’.

Sebagai solusi mendekatkan petani dengan konsumen sekaligus menciptakan sinergitas antara petani, pengusaha dan konsumen, yang bisa dikatakan terbentuknya ‘Manajemen Rantai Pasokan produk pangan yang transparan’.

Dengan penerapan metodologi seperti itu, maka petani klasik (on farm) akan terlibat dalam on farm dan off farm. Dengan demikian terjadi ‘Revolusi Industri Pertanian Nasional dengan Penerapan Teknologi Block Chain’ yang mampu merealisasi statemen Presiden Jokowi (2017) diatas.

Edt: Redaksi (AN)