Polres Bogor Berhasil Bekuk 19 Tersangka Peredaran Narkotika

Foto: Doc. Humas Polres Bogor

“Dari pengungkapan yang dilakukan, para tersangka mengedarkan barang terlarang dengan cara menjajakannya melalui facebook yang kemudian mengantarkan pesanannya”

Bogor (Bintangtimur.net) – Sat Narkoba Polres Bogor berhasil ungkap kasus peredaran Narkotika di wilayah Kabupaten Bogor. Di mana dari pengungkapan yang dilakukan selama kurun waktu dua pekan tersebut, sebanyak 19 tersangka berhasil diamankan.

Para tersangka yang berhasil diamankan tersebut ialah AR (27), AS (39), SP (20), TRS (18), AA (18), RA (21), JW (28), MC (33), FA (24), AN (35), ZK (50), IS (42), AS (21), FR (25) YK (39), AP (30), HP (30), BD (21), dan AR (25). Dari total 19 tersangka yang diamankan, terdapat dua di antaranya merupakan residivis yaitu tersangka atas inisial AR dan AS.

Dari pengungkapan yang dilakukan, para tersangka mengedarkan barang terlarang dengan cara menjajakannya melalui facebook yang kemudian mengantarkan pesanannya. Pengirimannya dilakukan melalui jasa kurir dengan cara memasukkan narkotika ke barang elektronik sebagai cara untuk mengelabui petugas, selain itu para tersangka mengedarkan barang-barang terlarang tersebut dengan cara sistem tempel.

Foto: Doc. Humas Polres Bogor

Atas pengungkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti narkotika dari berbagai jenis yaitu sabu-sabu seberat 126,66 gram, ganja 12,01 gram, tembakau sintetis 4,00 gram, obat-obatan sediaan farmasi sebanyak 1.874 Butir.

Atas perbuatannya sebanyak 17 tersangka akan dikenakan pasal 114 (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun dan denda minimal 8 ratus Juta Rupiah dan paling banyak 1,5 miliar rupiah.

“Sementara itu bagi dua tersangka lainnya yaitu AR dan AS yang merupakan residivis akan kita kenakan pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun pidana penjara, maksimal 20 tahun dan denda minimal 1 miliar rupiah dan Maksimal 10 miliar rupiah,” ungkap Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H. (AF)

Edt: Redaksi (AN)