Polres Bogor Berhasil Ungkap Jaringan Pengedar Sabu

Foto (Ist): “Di lokasi tersebut ditemukan 1 bungkus plastik bening ukuran 1 kg yang berisikan kristal sabu”

BOGOR (Bintangtimur.net) – Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky yang didampingi Kasat Narkoba AKP Andri Alam Wijaya Menjelaskan terkait Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, pada tanggal 24 Januari 2019 pukul 19.30 di Kampung Cihideung, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Sat Narkoba Polres Bogor melakukan upaya paksa terhadap saudara J dan ditemukan barang bukti sebagai berikut:

–2 buah 7 (tujuh) bungkus paket plastik sabu dgn berat bruto 9.3 gram.
–3 (tiga) bungkus Plastik hasil produksi sabu berat 267 gram.
–2 (Dua) buah tabung ukur kimia (Beaker glas).

–1 (Satu) buah kompor listrik.
–1 (Satu) buah Headrayer.
–1 (satu) Botol Cuka.
–3 (tiga) botol zat kimia (proses Lab).

Dari hasil pengembangan kasus tersebut, tepatnya pada hari Rabu (6/2) sekitar pukul 02.30 WIB di Grand Depok City Cluster Anggrek 2 Depok berhasil mengamankan saudara Y (jaringan Sumatera Aceh).

Di lokasi tersebut ditemukan 1 bungkus plastik bening ukuran 1 kg yang berisikan kristal sabu. Barang bukti tersebut disimpan di dalam kloset kamar mandi kontrakan tersangka.

Hasil pengembangan kasus saudara Y pada (9/2) sekitar pukul 03.30 WIB mengamankan saudara UA di kontrakan gang Anggrek, Kecamatan Bojong Gede, dengan barang bukti berupa 21 bungkus sabu seberat 246 gram.

Sabu tersebut disembunyikan di atap genteng kontrakan tersangka dan bertujuan untuk diedarkan. Dengan demikian total barang bukti sabu hasil pengembangan sebanyak 1552,3 gram.

Ancaman pidana dikenakan Pasal Pengedar Pasal 113 (2), 114 (2), 112 (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 25 tahun maksimal diancam penjara seumur hidup atau hukum mati.

Dengan demikian dari hasil ungkap jaringan Sat Narkoba Res Kabupaten Bogor berhasil Menyelamatkan 12.000 jiwa dari peredaran gelap narkoba gol 1 jenis sabu-sabu. (AN)