Polres Bogor Kembali Amankan Para Tersangka Pengedar Narkotika

Foto: Doc. Humas Polres Bogor

“Para tersangka membeli secara online dari Makassar, sedangkan sasaran peredarannya remaja dan pelajar”

Bogor (Bintangtimur.net) – Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor kembali ungkap kasus tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan tembakau sintetis di wilayah Kabupaten Bogor dalam kurun waktu dua pekan.

Dalam pengungkapan terhadap tersangka peredaran tembakau sintetis ,Polres Bogor bekerja sama dengan Bea Cukai. Modus yang dilakukan oleh para tersangka melalui media sosial dan dikirim melalui jasa pengiriman barang, dalam pengungkapan tersebut berhasil diamankan tersangka dengan inisial AD (19), RF ( 20), dan MF (22).

“Para tersangka membeli secara online dari Makassar, sedangkan sasaran peredarannya remaja dan pelajar. Sementara itu untuk pendistribusian para tersangka ini menggunakan jasa pengiriman, paket berisi pakaian kemudian diselipkan narkotika jenis tembakau sintentis,” tutur Kapolres Bogor AKBP Harun.

Sementara itu dalam pengungkapan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Bogor juga berhasil mengamankan sebanyak tujuh tersangka penyalahgunaan sabu-sabu yaitu M (28), FH (20), AH (19), CS (31), AS (26), SA (29) dan IS (42) sehingga total Sebanyak 10 tersangka berhasil diamankan dari total delapan kasus yang di ungkap Satuan Narkoba Polres Bogor.

Foto: Doc. Humas Polres Bogor

Dan dari para tersangka yang berhasil diamankan, terdapat sebanyak satu orang merupakan residivis yaitu tersangka dengan inisial IS (42), di mana IS ini pernah menjalani masa tahanan selama 2 tahun di lapas Pondok Rajeg.

Dari pengungkapan kasus, total barang bukti yang berhasil di amankan dari para tersangka ialah sabu-sabu seberat 110, 89 gram dan tembakau sintetis sebesar 590, 35 gram. Para tersangka tersebut akan di jerat dengan pasal 114 Ayat (1) dan atau pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, denagan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun dan denda minimal 800 juta Rupiah, maksimal 8 Milyar Rupiah. (AF)

Edt: Redaksi (AN)