Polres Bogor Laksanakan Konferensi Pers Ungkap Kasus Curat

Foto (Ist): Pencurian ini dilakukan oleh empat tersangka

JAKARTA (Bintangtimur.net) – Satreskrim Polres Bogor melaksanakan Konferensi Pers ungkap kasus Curat (Pencurian dengan Pemberatan) yang dipimpin oleh Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky dan didampingi Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi serta Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Elena, Jumat (08/02).

Dalam Konferensi Pers, Kapolres Bogor menyampaikan bahwa Unit Reskrim Polres Bogor telah berhasil mengungkap perkara Pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada tanggal 12 Januari 2019 di Pertigaan Jl. SMKN 1 Cileungsi Kampung Limus Nunggal, RT.02/01, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Pencurian ini dilakukan oleh empat tersangka atas nama AR (28) sebagai eksekutor, NW(20) dan RH (19) sebagai Joki dan pemilik senpi serta IM (26) sebagai penadah.

Awal mula kejadian, pada hari Sabtu sekitar Jam 10.30 wib di Stadion Mini Limus nunggal sedang berlangsung pertandingan bola , salah satu penonton meneriaki “malinng-maling”.

Kemudian pelaku 2 orang yang menggunakan motor beat warna putih melarikan diri.

Setelah sampai di pertigaan samping Lapangan bola saudara E mencoba menahan memberhentikan motor pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Kemudian pelaku yang di bonceng mengeluarkan senjata api lalu kemudian menembak saudara E mengenai perut bagian depan 10 cm yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kemudian pelaku menembakan lagi ke arah atas dan berhasil kabur. Lalu korban saudara E di bawa ke RS. MH. Thamrin Cileungsi.

Personil Satreskrim Polres Bogor dapat mengidentifikasi salah satu pelaku yang terlibat dalam percobaan pencurian dengan senjata api rakitan yaitu berdasarkan hasil cctv bahwa pelaku percobaan pencurian dengan senjata api adalah pelaku kelompok Lampung dan Palembang yang Melakukan Pencurian di siang hari sampai magrib Dengan menggunakan senjata api.

Pelaku-pelaku ini merupakan Residivis dalam perkara pencurian dengan menggunakan senjata api dan merupakan pelaku lintas provinsi diwilayah Jakarta dan Jabar serta sudah melakukan aksinya 15 kali di wilayah Kab Bogor.

Satreskrim Polres Bogor menangkap AR di kontrakan daerah Cimanggis depok, lalu dilakukan pengembangan terhadap pelaku NW dan RH di Perum Graha Indah Curug Tangerang, kemudian dilakukan penangkapan terhadap IM sebagai penadah di Karawang.

Untuk itu para pelaku dijerat Pasal 53 KUHP Jo Pasal 365 KUHP Jo Pasal 480 KUHP JO UU Darurat No.12/DRT/1951 dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Adapun Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 Pucuk senjata api rakitan jenis Revolver, 20 peluru cal 9, 1 selongsong peluru cal 9 , 15 mata leter T, 5 pembuka lock kunci, 8 sepeda motor berbagai jenis, dan 2 kunci tempel. (AN)