Presiden AS Ucapkan Belasungkawa Atas Penembakan di Texas

Foto: (Ist)

“Penembakan di ElPaso, Texas, sangat mengerikan. Laporannya sangat buruk dan banyak yang terbunuh,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan belasungkawa atas penembakan massal di Texas yang menewaskan sekitar 20 orang.

“Penembakan di ElPaso, Texas, sangat mengerikan. Laporannya sangat buruk dan banyak yang terbunuh,” tulis Trump di akun Twitter pribadinya, dilansir dari AFP, Minggu (4/8).

Trump menambahkan, dirinya telah berbicara dengan Gubernur Texas Greg Abbott untuk insiden ini.

“Saya langsung berbicara dengan gubernur untuk menjanjikan dukungan total dari pemerintah. Kami juga bekerja dengan otoritas negara dan lokal serta penegak hukum. Tuhan menyertai kalian semua!” lanjutnya lagi.

Polisi mengatakan seorang tersangka, pria kulit putih asal Texas berusia 20-an tahun, telah ditangkap. Tersangka disebut telah menembakkan senapan AK-47 secara acak ke kerumunan orang di dalam mal Walmart.

Penembakan di El Paso dimulai beberapa menit menjelang pukul 11.00 pagi waktu setempat. Lokasi penembakan adalah Walmart di distrik perbelanjaan populer dekat Cielo Vista Mall. Saat penembakan, Walmart sedang didatangi banyak orang.

Selain menewaskan 20 orang, 18 lainnya terluka dalam penembakan. Victor Guerrero, juru bicara Pusat Medis Del Sol, mengatakan telah menerima sebelas korban luka akibat penembakan di El Paso. Dua korban stabil, dan sembilan lainnya dalam kondisi kritis.

Otoritas setempat mengaku sedang menyelidiki sebuah manifesto anti-imigran, untuk menentukan apakah itu ditulis oleh pelaku penembakan atau bukan. Jika terbukti ditulis pelaku, maka penembakan massal ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan bermotif kebencian atau terorisme domestik.

Sumber: medcom.id
Edt: Redaksi (AN)