Presiden GBN Lakukan Pertemuan Khusus Dengan Ketua Dewan Kota DKI Jakarta

Foto: Doc. Ali Mahsun Atmo

“Demikian pula, negara belum memiliki kemampuan yang cukup untuk selalu memberikan bansos, stimulus dan insentif ekonomi dalam jangka waktu yang lama”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Jakarta sebagai Ibukota Negara RI adalah sangat vital, potensial dan strategis, serta memiliki kekuatan dan sumber daya ekonomi yang sangat besar. Insya-Allah agenda besar Gumregah Bakti Nusantara – GBN khususnya Warung Gumregah, Mobil Toko (MoKo Gumregah), Air Sehat Gumregah, Titik Pelayanan (TP Gumregah), Lembaga Keuangan Gumregah (ekonomi primer), serta ekonomi sekunder dan ekonomi tersier berbasis the big data bussines di lima Kota dan 1 Kabupaten di DKI Jakarta dapat segera direalisasikan sehingga segera pula dirasakan kemanfaatannya oleh pelaku ekonomi rakyat dan masyarakat se-DKI Jakarta.

“Melalui gerakan ekonomi dari, oleh dan untuk rakyat, serta merangkul dan bermitra strategis dengan segenap pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta dan lembaga non pemerintah, insyaAllah GBN di DKI Jakarta accelerated learning by doing laksana bola salju dan mengguritakan terwujudnya keadilan dan kesejahteraan diwilayah DKI Jakarta. Tentunya seiring dengan percepatan dan penguatan konsolidasi infrastruktur, kelembagaan dan membhership organisasi,” kata Ali Mahsun Atmo saat meeting Hairul Hidayat, MM, Tokoh Muda Bangsa Asal Madura yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kota DKI Jakarta yang memiliki 44 anggota Dewan Kota Se-DKI Jakarta (1 Kecamatan 1 Dewan Kota Administratif) di Kantor Dewan Kota Jakarta Timur – Kantor Walikota Jaktim, Rabu Siang, 16 September 2020.

Ia juga menyebut, tidak ada jalan lain bagi rakyat kecuali move on. Segera berusaha, bekerja dan berekonomi kembali ditengah segala keterbatasaan saat ini. Karena isi perut keluarga dan biaya sekaloh anak-anak generasi bangsa tidak bisa tertunda dalam waktu lama.

“Demikian pula, negara belum memiliki kemampuan yang cukup untuk selalu memberikan bansos, stimulus dan insentif ekonomi dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, GBN terus mendorong roda ekonomi rakyat segera berputar efektif, serta pemerintah membuka kesempatan dan lahan usaha bagi pelaku ekonomi rakyat (UMKM) seluas-luasnya walau saat ini ada PSBB II DKI Jakarta,” tutup Ali Mahsun Atmo. (AF)

Edt: Redaksi (AN)