Presiden Jokowi: Coret Capim KPK Bermasalah

Foto: (Ist)

“Melalui petisi ini, kami meminta Presiden Joko Widodo perintahkan Pansel KPK untuk tidak meloloskan calon pimpinan KPK yang terbukti tidak berkualitas maupun berintegritas,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Pasca pengumuman hasil seleksi dari Pansel Calon Pimpinan KPK (Capim), kini muncul desakan kepada Presiden Joko Widodo untuk mencoret nama capim yang dinilai bermasalah.

Petisi ini diinisiasi oleh Koalisi Kawal Capim KPK yang terdiri dari sejumlah LSM seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Kemudian, Pusat Kajian Anti Korupsi UGM, Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama.

“Melalui petisi ini, kami meminta Presiden Joko Widodo perintahkan Pansel KPK untuk tidak meloloskan calon pimpinan KPK yang terbukti tidak berkualitas maupun berintegritas,” dikutip dari petisi yang dibuat peneliti ICW Kurnia Ramadhan, Minggu (25/8/2019).

Petisi tersebut mengatakan sejumlah nama hasil seleksi yang tinggal 20 orang beberapa diantaranya tersandung perkara hukum. Oleh karenanya, integritas ke-20 capim itupun dipertanyakan. Terlebih dalam temuannya KPK merilis data yang menunjukkan sejumlah capim tak patuh dalam pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

“Paling nggak, para calon pimpinan KPK yang tidak melaporkan harta kekayaannya, punya konflik kepentingan, dan rekam jejak buruk di masa lalu tidak diloloskan dalam seleksi,” ungkapnya.

Petisi yang baru dibuat beberapa menit ini, telah merauo dukungan hingga 264 orang dan jumlah ini masih akan terus bertambah seiring banyaknya masyarakat yang ingin memiliki pimpinan KPK yang berintegritas.

Edt: Redaksi (AN)