PSBB Diperketat, Kawasan Puncak Ditutup Untuk Wisatawan Luar Daerah

Foto: Ist

“Petugas dari Dinas Satpol PP, harus perketat monitoring tempat wisata dan tempat kuliner. Tidak lebih dari 50 persen kapasitas serta jam buka dan tutup objek wisata”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan rapat. Dari hasil rapat PSBB (pembatasan sosial berskala besar), kawasan wisata Puncak ditutup untuk wisatawan luar daerah.

Keputusan terkait ditutupnya puncak, Bogor ini diambil pada pertemuan yang berlangsung Jumat (11/9/2020) pukul 17.00 WIB hingga pukul 18.15 WIB di ruang rapat Bupati Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin dalam instruksi nya meminta agar, perketat penjagaan jalan masuk menuju puncak dan sediakan lokasi untuk putar balik bagi pengguna jalan.

Petugas dari Dinas Satpol PP, harus perketat monitoring tempat wisata dan tempat kuliner. Tidak lebih dari 50 persen kapasitas serta jam buka dan tutup objek wisata.

Sementara petugas dari Dishub, diminta antisipasi dan skrining kendaraan masuk menuju puncak terutama kendaraan roda dua.

Selain itu, tim dari BPBD dan Damkar juga diperintahkan standby, guna membeck up situasi di lapangan.

Sedangkan untuk petugas dari Dinas Kesehatan, agar standby ambulance dan tenaga medis, khususnya Kelapa PKM Ciawi dan Megamendung, untuk mengkondisikan atau dengan PKM terdekat, untuk ikut apel pagi di Gadog.

Kekuatan tim di lapangan, akan diperkuat tambahan 150 personil BKO dari Polda Jabar dan 250 personil TNI dari Kodim 0621 Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin yang akan memimpin apel pagi hari Sabtu (12/9/2020) pukul 06.30 WIB di halaman mesjid Vimala Hills Gadog bersama Kapolres Bogor, Dandim dan personil TNI-Polri dan ASN. (AW)

Edt: Redaksi (AN)