PT. Telekomunikasi Indonesia Dukung Pengembangan Literasi Disabilitas

Foto: Ist

“Kami memiliki seribuan buku disabilitas yang telah dikatalog dan puluhan ribu buku lainnya dalam bentuk soft copy”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Semenjak Yayasan PerDIK merespon pandemik Covid-19 di Sulawesi Selatan, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk telah bekerja bersama PerDIK dalam menyalurkan bantuan ke difabel lanjut usia. Dukungan kepada PerDIK terus berlanjut sampai pada komitmen perusahaan ini membantu manajemen divisi Pustakabilitas dan divisi advokasi difabel berhadapan dengan hukum.

Menurut direktur PerDIK, Abd. Rahman atau kerap disapa Gusdur, Dukungan PT Telkom berupa dua perangkat laptop akan menunjang operasional Pustakabilitas dan divisi advokasi difabel berhadapan dengan hukum PerDIK.

“Kami memiliki seribuan buku disabilitas yang telah dikatalog dan puluhan ribu buku lainnya dalam bentuk soft copy. Laptop dengan kapasitas besar ini akan menjadi pangkalan data dan mendukung kinerja tim PerDIK,” ujarnya usai serah terima bantuan dari Perusahaan ke Yayasan PerDIK, siang tadi, 31 Maret 2021.

Menurut Wahyu Ahmad Viki Pratama (Administrasi CDC Regional VII KTI), divisinya berkomitmen untuk mendukung program pengembangan masyarakat selama masuk dalam kategori asnaf PT. Telkom. Seperti sebelumnya, kami membantu difabel lansia melalui Yayasan PerDIK berupa paket sembako di masa pandemik Covid-19.

Mengutip manager CDC Regional VII KTI, ibu Nur Hudayah, menurut Viki, sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Telekomunikasi, PT.Telkom mempunyai program PKBL (Program Kemitraan & Bina Lingkungan), di mana program BL ini mencakup beberapa asnaf yakni Sarana Ibadah, Peningkatan Pendidikan, sarana Umum, Pengentasan Kemiskinan, Pelestarian Alam dan Bencana Alam. Dengan demikian, dukungan bagi pengembangan pendidikan atau pengetahuan disabilitas merupakan bagian yang dapat didukung sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial perusahaan.

Gusdur selanjutnya menyatakan bahwa dukungan semacam ini akan sangat membantu Yayasan PerDIK. Terutama dalam menjalankan ide-ide pemberdayaan dan advokasi difabel serta penyebarluasan gagasan inklusi di tengah masyarakat. (KR)

Edt: Redaksi (AN)