Puluhan Ormas Siap Dukung KAMI di Bekasi

Foto: Ist

“43 Ormas siap mendukung maklumat KAMI Pusat. KAMI Bekasi Raya akan bergerak bersama menyampaikan aspirasi warga terkait permasalahan yang ada di daerah ini,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Bekasi Raya, berjalan lancar, meski dalam pengawalan ketat aparat TNI-POLRI di Bekasi Selatan, Sabtu (12/9).

Deklarasi tersebut sempat mendapat protes oleh pengelola ruko Galaxy dan RT di lingkungan sekitar. Tapi, setelah di mediasi dan rekonsiliasi bisa berjalan dengan singkat, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Deklarasi di gelar di salah satu ruko di Jalan Rose Garden 3, kompleks Galaxy.

Ada 43 perwakilan gabungan Ormas hadir untuk mendukung maklumat tersebut. Aliansi tersebut menamakan diri Bekasi Bersama KAMI. Mereka bersiap menyuarakan aspirasi masyarakat Bekasi Raya.

Pantauan di lokasi, deklarasi tersebut di hadiri sejumlah tokoh Ormas dan satu tokoh nasional. Ia adalah mantan jubir presiden keempat Abdurahman Wahid, Adhie Massardi.

“43 Ormas siap mendukung maklumat KAMI Pusat. KAMI Bekasi Raya akan bergerak bersama menyampaikan aspirasi warga terkait permasalahan yang ada di daerah ini,” kata Nuraini Kataatmaja, Ketua Panitia deklarasi KAMI Bekasi Raya.

Dikatakan, KAMI Bekasi Raya berkomitmen menyelamatkan Indonesia sesuai mandat KAMI Pusat. Terutama terkait tata kelola pemerintah, baik di daerah maupun di pusat.

Ani sebagai panitia pelaksana dalam kesempatan tersebut juga mengakui, perjalanan pelaksanaan deklarasi yang di laksanakan cukup panjang. Hambatan dan penolakan lainnya sama seperti di daerah lain, ia mencontohkan tidak jauh berbeda seperti di Bandung.

“Awalnya, deklarasi di rencanakan di gelar di Pasar Segar Jalam Raya Narogong. Tapi karena banyak hal, akhirnya di batalkan dan di pilih di ruko kompleks Galaxy. Alhamdulillah berjalan lancar meski ada sedikit penolakan,” tanad Aini.

Dia juga mengucapkan banyak terimakasih atas pengawalan ketat aparat kepolisian yang terus berkoordinasi dari awal sampai akhir hingga pelaksanaan deklarasi berjalan sukses.

Sebelumnya sempat terjadi penolakan. Ketua RT setempat meminta acara tersebut tidak di laksanakan dengan alasan Covid-19. Bahkan, pihak keamanan lingkungan juga menyatakan tidak mengizinkan.

Hingga akhirnya terjadi dialog. Sebab larangan tersebut tidak berasalan, karena saat malam banyak tempat hiburan di sekitar lokasi tapi di perbolehkan. Sampai akhirnya ditengahi langsung oleh Kapolsek Bekasi Selatan Kompol. Imam Safi’i.

“Kami dari Kepolisian hanya menengahi sesuai laporan warga yang menolak adanya perkumpulan di kompleksnya dengan alasan khawatir Covid-19,” ujar Kapolsek Bekasi Selatan saat menengahi.

Dia menegaskan, kepentingan Polsek Bekasi hanya masyarakat. Polisi hanya menghimbau, bukan melarang kegiatan deklarasi. Hanya mohon ditunda sampai kondisi kembali normal.

Ia juga mengatakan terkait berkumpul di tengah keramaian di tempat hiburan malam. Mereka ada izinnya dari pemerintah Bekasi, yakni adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan. Hal tersebut di luar kewenangan Polisi. Dia juga kembali menegaskan, bahwa Polisi memberi imbauan dari sisi Kamtibmas.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan KAMI Bekasi Raya menegaskan bahwa mereka telah melalui pemberitahuan baik di Polsek atau pun Kecamatan dan Kelurahan. Sifatnya pemberitahuan agenda deklarasi yang dilakukan aliansi 43 Ormas dilaksanakan di kompleks Galaxy Tersebut. (KR)

Edt: Redaksi (AN)